Studi Austria: Wanita Miskin Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung daripada Wanita Kaya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 18 Juli 2022 | 08:33 WIB
Studi Austria: Wanita Miskin Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung daripada Wanita Kaya
Serangan Jantung (Envato)

Suara.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa wanta miskin lebih berisiko mengalami serangan jantung 6 tahun lebih awal dibandingkan wanita kaya.

Para ilmuwan dalam penelitian ini mengatakan wanita berpenghasilan rendah tidak memiliki pilihan kesehatan dan perawatan gaya hidup yang sama seperti wanita kaya.

Para peneliti di Akademi Ilmu Pengetahuan Austria mempelajari latar belakang sosio-ekonomi pasien kardiovaskular di Wina, ibu kota Austria.

Mereka menemukan bahwa orang miskin lebih berisiko menderita serangan jantung yang lebih cepat daripada orang kaya. Bahkan, serangan jantung yang dialami orang miskin jauh lebih parah.

"Makan diet seimbang, menghindari stres, banyak olahraga dan kontrol tekanan darah Anda bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular," kata para peneliti dikutip dari News Week.

Serangan jantung (Engin Akyurt dari Pexels)
Serangan jantung (Engin Akyurt dari Pexels)

Tapi, tidak semua orang bisa merawatnya dengan tingkat yang sama. Misalnya, orang yang berpenghasilan rendah sering mengalami masalah dengan makanan sehat dalam jangka panjang.

Mereka juga sering tinggal di wilayah yang infrastruktur medisnya tidak begitu baik, seperti jumlah dokter lebih sedikit atau akses ke layanan kesehatan yang jauh.

Para ahli pun melihat efek gaya hidup dan lingkungan sosial dalam mempengaruhi kesehatan mereka secara keseluruhan.

Mereka yang berasal dari Universitas Wina, Rumah Sakit Umum Wina dan Institut Internasional untuk Analisis Sistem Terapan (IIASA) ingin mengetahui pasien serangan jantung dari wilayah miskin di Wina meninggal dunia lebih awal daripada pasien yang berasal dari wilayah kaya.

baca juga

Penelitian ini dirancang untuk menghubungkan data observasi berbasis rumah sakit dari pasien serangan jantung, yang dilengkapi dengan informasi lingkungan sosial ekonomi dan daftar kematian.

Hal ini memungkinakan para ilmuwan untuk memeriksa tingkat kelangsungan hidup selama 19 tahun, dari tahun 2000 hingga 2018.

Secara total, data 1.481 pasien serangan jantung, termasuk wanita dan pria berusia antara 24 dan 94 pun dilibatkan.

Mereka menemukan bahwa orang yang tinggal di daerah miskin memiliki risiko lebih tinggi menderita serangan jantung lebih awal.

"Kami tidak bisa menentukan risiko seseorang meninggal karena serangan jantung dipengaruhi oleh wilayah tempat tinggalnya atau tidak. Tapi, data kami menunjukkan orang dari wilayah miskin berisiko menderita serangan jantung sejak dini," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Sebut Angka Kemiskinan di Lampung Alami Penurunan

BPS Sebut Angka Kemiskinan di Lampung Alami Penurunan

Metro | Minggu, 17 Juli 2022 | 12:12 WIB

Mau Tahu Jumlah Orang Miskin di Jateng Sekarang, Cek Penjelasan Berikut

Mau Tahu Jumlah Orang Miskin di Jateng Sekarang, Cek Penjelasan Berikut

Semarang | Sabtu, 16 Juli 2022 | 22:09 WIB

Data BPS Penurunan Kemiskinan di Jateng Tertinggi, Kenyataannya Lihat Sendiri

Data BPS Penurunan Kemiskinan di Jateng Tertinggi, Kenyataannya Lihat Sendiri

Purwokerto | Sabtu, 16 Juli 2022 | 21:42 WIB

Terkini

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

×