Bukan Penyakit Kelamin, Ini Lho 7 Penyebab ISK seperti yang Diderita Kalina Oktarani!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2022 | 09:09 WIB
Bukan Penyakit Kelamin, Ini Lho 7 Penyebab ISK seperti yang Diderita Kalina Oktarani!
Kalina Oktarani (YouTube.com)

Suara.com - Baru-baru ini, Kalina Oktarani dituding Ricky Miraza, brondong yang baru saja putus dengannya mengatakan bahwa Kalina menderita penyakit kelamin.

Karena itu, Ricky Miraza mengakhiri hubungannya dengan Kalina Oktarani. Sementara itu, Kalina Oktarani berusaha membantah tudingan Ricky Miraza.

Kalina Oktarani membuktikan dirinya sedang menderita infeksi saluran kemih (ISK), yang bukan termasuk penyakit kelamin atas pernyataan dokternya.

"Infeksi saluran kemih ini bukan infeksi menular seksual ya. Lebih ke arah kebersihan, sering nahan pipiS juga bisa menyebabkan infeksi kemih," ujar Dokter Tanya menjawab pertanyaan Kalina Oktarani melalui chat WhatsApp yang diunggah ke Instagram @kalinaocktaranny.

Infeksi saluran kemih atau ISK adalah infeksi bakteri yang menyerang area saluran kemih. ISK terjadi karena kuman masuk ke dalam saluran kemih dan uretra.

Kalina Oktarani menungkap percakapan dengan seorang dokter, tentang penyakit kandung kemih yang dideritanya dan dianggap penyakit menular seksual. [Instagram]
Kalina Oktarani menungkap percakapan dengan seorang dokter, tentang penyakit kandung kemih yang dideritanya dan dianggap penyakit menular seksual. [Instagram]

Pada dasarnya dilansir dari Hello Sehat, penyebab utama ISK adalah infeksi bakteri scherichia coli atau e. coli yang menyerang saluran kencing.

Sebenarnya, ada banyak bakteri yang tinggal di sekitar organ intim, dubur, dan kulit. Bakteri di sekitar organ intim ini bisa masuk ke urine melalui uretra dan berjalan ke kandung kemih.

Pada beberapa kasus, bakteri juga bisa masuk ke ginjal. Karena itulah, ISK bisa menyebabkan komplikasi berupa infeksi ginjal bila tak tertangani.

Semua orang memiliki risiko terkena infeksi saluran kemih, baik pria maupun wanita. Tapi, risikonya lebih besar pada wanita yang memiliki aluran uretra lebih pendek.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu juga lebih rentan terkena ISK. Berikut ini, beberapa faktor yang bisa menyebabkan ISK.

  1. Tidak membersihkan organ intim dengan baik dan benar
  2. Tidak buang air kecil setelah berhubungan seks
  3. Kurang minum air
  4. Sistem imunitas yang lemah
  5. Idap penyakit penghambat urine
  6. Penggunaan alat kontrasepsi
  7. Pemasangan kateter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Wanita dengan Diabetes Berisiko Tinggi Mengembangkan Infeksi Saluran Kemih

Awas, Wanita dengan Diabetes Berisiko Tinggi Mengembangkan Infeksi Saluran Kemih

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 16:17 WIB

Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!

Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!

Health | Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:30 WIB

Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini

Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 21:10 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB