Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 27 Juni 2022 | 21:10 WIB
Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini
Ilustrasi hubungan seks (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terjadi pada semua orang dari segala usia dan jenis kelamin. Namun, umumnya kondisi ini menyerang wanita setelah tidur di malam hari.

Bakteri yang hidup di area gential bisa masuk ke uretra. Bakteri ini juga bisa masuk ke lubang kecil di dekat vagina selama berhubungan seks.

Bakteri berjalan ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi yang memicu gejala nyeri saat buang air kecil dan rasa ingin terus buang air kecil.

Ada beberapa tips yang bisa diikuti wanita untuk mencegah ISK setelah berhubungan seks. Segera buang air kecil setelah berhubungan seks biasanya dianjurkan untuk membuang atau menghindari bakteri penyebab ISK berkerliaran.

Selain itu, dilansir dari The Sun, para ahli mengatakan bahwa beberapa posisi seks yang disukai wanita mungkin bisa menjadi penyebab ISK.

"Aturan umumnya adalah bahwa posisi seks dengan gesekan yang lebih besar antara tubuh meningkatkan risiko ISK lebih tinggi," kata pakar seks, Ruby Rare.

Ilustrasi behubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi behubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Berikut ini, beberapa posisi seks yang harus diwaspadai karena berisiko meningkatkan ISK.

1. Misionaris

Posisi seks misionaris yang sering dilakukan menempatkan uretra wanita dan penis pria berdekatan. Posisi ini semakin membuat bakteri mudah masuk ke uretra, kandung kemih atau ginjal dan akan menimbulkan risiko infeksi.

baca juga

Coba letakkan kaki di atas bahu pasangan ketika berhubungan seks untuk membantu mengurangi risiko ISK.

2. Woman on top

Posisi seks woman on top atau ketika wanita berada di atas pasangan membuat uretra lebih dekat dengan penis. Posisi sesk ini membuat gesekan yang sangat tinggi sehingga membuat bakteri penyebab ISK menyebar jauh lebih mudah.

3. Seks anal

Seks anal juga meningkatkan risiko ISK. Pada dasarnya, apa pun yang masuk ke dalam dan di sekitar anus harus dicuci bersih sebelum masuk ke vulva dan vagina. Anda harus memakai kondom dan sarung tangan lateks ketika menggunakannya untuk mencegah penularan bakteri penyebab ISK.

4. Fingering

Selain hubungan seks penetrasi, fingering atau memasukan jari ke dalam vagina demi kepuasan seksual juga bisa menyebabkan ISK.

Jari juga bisa menularkan bakteri dengan mudah, terutama ketika Anda memikirkan berapa banyak kuman yang bersentuhan dengan tangan Anda setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Kesalahan Sepele yang Bisa Membuat Hubungan Seks Jadi Kurang Memuaskan, Catat Ya!

11 Kesalahan Sepele yang Bisa Membuat Hubungan Seks Jadi Kurang Memuaskan, Catat Ya!

Lifestyle | Minggu, 26 Juni 2022 | 20:15 WIB

Khusus Pria, Hindari 3 Posisi Ini saat Berhubungan Seks Nanti Malam!

Khusus Pria, Hindari 3 Posisi Ini saat Berhubungan Seks Nanti Malam!

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:30 WIB

Hindari 5 Hal Ini Sebelum dan Setelah Berhubungan Seks, Ini Alasannya!

Hindari 5 Hal Ini Sebelum dan Setelah Berhubungan Seks, Ini Alasannya!

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB