facebook

Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Hubungan Intim Tingkatkan Risiko Infeksi Saluran Kemih, Hindari 4 Posisi Seks Ini
Ilustrasi hubungan seks (Shutterstock)

Ada beberapa posisi seks yang bisa meningkatkan risiko infeksi saluran kemih setelah berhubungan seks.

Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terjadi pada semua orang dari segala usia dan jenis kelamin. Namun, umumnya kondisi ini menyerang wanita setelah tidur di malam hari.

Bakteri yang hidup di area gential bisa masuk ke uretra. Bakteri ini juga bisa masuk ke lubang kecil di dekat vagina selama berhubungan seks.

Bakteri berjalan ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi yang memicu gejala nyeri saat buang air kecil dan rasa ingin terus buang air kecil.

Ada beberapa tips yang bisa diikuti wanita untuk mencegah ISK setelah berhubungan seks. Segera buang air kecil setelah berhubungan seks biasanya dianjurkan untuk membuang atau menghindari bakteri penyebab ISK berkerliaran.

Baca Juga: Akibat Cacar Monyet, WHO Gelar Pertemuan Darurat untuk Membahas Deklarasi Darurat Kesehatan Global

Selain itu, dilansir dari The Sun, para ahli mengatakan bahwa beberapa posisi seks yang disukai wanita mungkin bisa menjadi penyebab ISK.

"Aturan umumnya adalah bahwa posisi seks dengan gesekan yang lebih besar antara tubuh meningkatkan risiko ISK lebih tinggi," kata pakar seks, Ruby Rare.

Ilustrasi behubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi behubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Berikut ini, beberapa posisi seks yang harus diwaspadai karena berisiko meningkatkan ISK.

1. Misionaris

Posisi seks misionaris yang sering dilakukan menempatkan uretra wanita dan penis pria berdekatan. Posisi ini semakin membuat bakteri mudah masuk ke uretra, kandung kemih atau ginjal dan akan menimbulkan risiko infeksi.

Baca Juga: WHO Gelar Pertemuan Darurat untuk Membahas Deklarasi Darurat Kesehatan Global karena Cacar Monyet

Coba letakkan kaki di atas bahu pasangan ketika berhubungan seks untuk membantu mengurangi risiko ISK.

2. Woman on top

Posisi seks woman on top atau ketika wanita berada di atas pasangan membuat uretra lebih dekat dengan penis. Posisi sesk ini membuat gesekan yang sangat tinggi sehingga membuat bakteri penyebab ISK menyebar jauh lebih mudah.

3. Seks anal

Seks anal juga meningkatkan risiko ISK. Pada dasarnya, apa pun yang masuk ke dalam dan di sekitar anus harus dicuci bersih sebelum masuk ke vulva dan vagina. Anda harus memakai kondom dan sarung tangan lateks ketika menggunakannya untuk mencegah penularan bakteri penyebab ISK.

4. Fingering

Selain hubungan seks penetrasi, fingering atau memasukan jari ke dalam vagina demi kepuasan seksual juga bisa menyebabkan ISK.

Jari juga bisa menularkan bakteri dengan mudah, terutama ketika Anda memikirkan berapa banyak kuman yang bersentuhan dengan tangan Anda setiap hari.

Komentar