Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, WHO Temukan 3 Gejala Paling Buruk!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:09 WIB
Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, WHO Temukan 3 Gejala Paling Buruk!
Monkey Pox atau Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah virus cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, karena meningkatnya kasus monkeypox tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa ada 16.836 kasus cacar monyet yang telah dikonfirmasi secara global.

Sebuah studi baru telah memperluas daftar gejala cacar monyet. Kolaborasi dokter internasional telah mengidentifikasi gejala klinis baru cacar monyet dalam rangkaian studi kasus terbesar hingga saat ini.

Studi New England Journal of Medicine dilakukan sebagai tanggapan terhadap ancaman kesehatan global, melaporkan 528 infeksi cacar monyet yang dikonfirmasi di 43 lokasi antara 27 April hingga 24 Juni 2022.

Banyak orang yang terinfeksi cacar monyet ditinjau dalam penelitian ini menunjukkan gejala yang berbeda dengan sebelumnya.

Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

Tiga gejala cacar monyet yang lain dan lebih buruk ini termasuk lesi genital tunggal, luka di mulut dan luka anus. Gejala klinisnya mirip dengan infeksi menular seksual (IMS) dan dapat dengan mudah menyebabkan kesalahan diagnosis.

Pada beberapa orang, gejala cacar monyet pada anus dan mulut menyebabkan mereka harus dirawat di rumah sakit, karena kesulitan menelan akibat rasa sakitnya.

Karena itulah, penting untuk mengenali gejala baru cacar monyet, cara mengidentifikasinya dan cara mengelolanya. Sebab, kesalahan diagnosis bisa memperlambat diagnosis dan semakin memperlambat upaya pengendalian penyebaran virus cacar monyet.

Penelitian ini pun mengarah pada tingkat diagnosis cacar monyet ketika orang-orang dari kelompok rentan datang dengan gejala IMS.

baca juga

Langkah-langkah kesehatan masyarakat, seperti pengujian dan sosialisai perlu ditingkatkan. Hal ini perlu dikembangkan dan diimplementasikan pada kelompok berisiko untuk memastikan langkah-langkah ini sesuai, tidak menimbulkan stigma dan menghindari penyebaran virus yang lebih luas.

“Virus tidak mengenal batas dan infeksi cacar monyet sekarang telah menjamah 10 negara dan lebih dari 13 ribu orang telah terinfeksi," kata Chloe Orkin, Profesor Kedokteran HIV di Queen Mary University of London dan Direktur kolaborasi SHARE dikutip dari Express.

Situasi ini juga memungkinkan para dokter di beberapa negara untuk membagikan pengalamannya menghadapi pasien cacar monyet, khususnya gejala-gejala yang dialami pasiennya.

Karena, gejala umum cacar monyet sekarang ini mungkin bisa jauh lebih parah hingga membutuhkan perawatan rumah sakit. Sehingga perlu pembahasan lebih luas untuk membantu dokter lebih mudah mengenali infeksi cacar monyet.

Dokter John Thornhill, Konsultan Dokter di Kesehatan Seksual dan HIV dan Dosen Senior Klinis di Barts NHS Health Trust dan Queen Mary University of London, menekankan bahwa cacar monyet bukan hanya penyakit menular seksual.

Penyakit ini bisa ditularkan melalui kontak fisik dekat. Meskipun sebagian besar kasus cacar monyet sekarang ditularkan melalui aktivitas seksual, khususnya antara pria dan pria.

Selain itu, John dan timnya mengidentifikasi gejala cacar monyet ruam, yakni lesi kulit di area genital dan nyeri dubur.

Sayangnya, gejala cacar monyet ini bisa dianggap sebagai kondisi medis lain, seperti infeksi menular seksual yang dikenal sebagai sifilis atau herpes. Sebab, gejala keduanya yang hampir mirip.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Berkembang di 75 Negera, WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional

Wabah Berkembang di 75 Negera, WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional

Jogja | Minggu, 24 Juli 2022 | 16:47 WIB

Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global, Ini Penjelasan WHO

Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global, Ini Penjelasan WHO

Sumbar | Minggu, 24 Juli 2022 | 17:15 WIB

5 Fakta Terbaru Tentang Status Darurat Kesehatan Cacar Monyet oleh WHO

5 Fakta Terbaru Tentang Status Darurat Kesehatan Cacar Monyet oleh WHO

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

×