Inovasi Masker Baru, Bahan Membran yang Bisa Mematikan Virus Covid-19 dalam 30 Detik

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Juli 2022 | 10:48 WIB
Inovasi Masker Baru, Bahan Membran yang Bisa Mematikan Virus Covid-19 dalam 30 Detik
Ilustrasi masker (unsplash.com))

Suara.com - Kita sudah mencapai tahun ketiga dalam pandemi Covid-19, dan ilmuwan telah mempelajari banyak hal tentang virus penyebabnya, SARS-CoV-2, termasuk bagaimana cara mencegah penularannya.

Baru-baru ini, ilmuwan mengembangkan masker berbasis membran yang dapat menangkap dan menonaktifkan protein lonjakan virus corona Covid-19, sehingga virus tidak bisa menginfeksi pemakainya.

Berdasarkan pengujian, masker dapat menyaring hampir 99 persen partikel udara yang ditargetkan, memberi pemakai perlindungan agar tidak terinfeksi Covid-19.

"Bahan baru ini dapat menyaring virus seperti masker N95, tetapi juga termasuk enzim antivirus yang menonaktifkannya sepenuhnya," kata ilmuwan kimia Dibakar Bhattacharyya dari University of Kentucky, dikutip dari Science Alert.

Setelah mengembangkan membran dengan produsen, peneliti mengujinya menggunakan protein lonjakan SARS-CoV-2 yang telah dimonilisasi pada pertikel sintetis.

ilustrasi masker dua lapis. (Dok. Envato)
ilustrasi masker dua lapis. (Dok. Envato)

Hasilnya membran mampu menghentikan aerosol seukuran virus corona agar tidak masuk sekaligus menghancurkan protein lonjakannya dalam waktu 30 detik setelah kontak terjadi.

Membran dapat diubah dalam hal ketebalan serta porositasnya, memungkinankan perbaikan dan pengembangan kelak. Artinya, jenis partikel yang disaring oleh membran dapat dikontrol secara hati-hati.

Masker membran ini dapat dipakai selama dua jam sehari selama beberapa hari tanpa memengaruhi kemampuan bernapas. Artinya, masker tidak harus sering digantil, jadi jauh lebih sedikit masker bekas yang perlu dibuang seiring waktu.

"Pengembangan inovatif bahan filtrasi cerdas dengan hambatan aliran udara rendah yang dapat menyaring, menangkap, dan menonaktifkan partikel virus aerosol dapat memberi manfaat besar bagi kesehatan manusia serta tempat kerja industri," lanjutnya.

baca juga

Faktor perlindungan yang ditawarkan oleh masker baru ini lebih tinggi dari standar masker N95, yang disertifikasi mampu menyaring 95 persen partikel.

Masker N95 juga memiliki tiga atau empat lapisan serat, ditambah lapisan filter bermuatan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Gelombang Ketujuh Covid-19, Jepang Sedang Menghadapi Kondisi yang Menantang

Hadapi Gelombang Ketujuh Covid-19, Jepang Sedang Menghadapi Kondisi yang Menantang

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:32 WIB

Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Disdikpora Bantul Tetap Gelar PTM 100 Persen

Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19, Disdikpora Bantul Tetap Gelar PTM 100 Persen

Jogja | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:52 WIB

Update Covid-19 Global: Singapura Berencana Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan hingga 4 Tahun

Update Covid-19 Global: Singapura Berencana Vaksinasi Anak Usia 6 Bulan hingga 4 Tahun

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bappebti Rilis Evaluasi Kepatuhan, Ini Indikator Penting Pilih Pialang Berjangka Aman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Cegah Gagal Panen, Siasat Petani Bawang Merah Agar Bebas Hama

Cegah Gagal Panen, Siasat Petani Bawang Merah Agar Bebas Hama

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×