Sama-Sama Sebabkan Ruam, Ini 5 Perbedaan Dasar Antara Cacar Monyet dan Cacar Air

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 26 Juli 2022 | 11:45 WIB
Sama-Sama Sebabkan Ruam, Ini 5 Perbedaan Dasar Antara Cacar Monyet dan Cacar Air
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Suara.com - Cacar monyet jadi wabah penyakit lain di tengah pandemi Covid-19. Meski bukan penyakit baru, cacar monyet berbeda dengan cacar air yang selama ini mungkin lebih awam. 

Cacar monyet merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus monkeypox, termasuk dalam genus Orthopox virus dalam famili Poxviridae. Sedangkan Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster, virus yang sama dalam menyebabkan herpes zoster.

Kedua jenis virus itu sama-sama berpotensi menyebar melalui kontak dekat dengan adanya droplet juga kontak langsung dengan lesi kulit. Baik cacar monyet maupun cacar air bisa jadi hanya menyebabkan penyakit ringan dan dengan perawatan yang tepat, bisa sembuh seiring waktu dengan perawatan mandiri.

Tetapi, perlu dicatat bahwa cacar air sangat umum dan mudah menular. Sementara cacar monyet jarang terjadi dan tidak menyebar dengan mudah.

 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet - Cara Mencegah Cacar Monyet (Pixabay)
 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet - Cara Mencegah Cacar Monyet (Pixabay)

Walau demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara untuk waspada terhadap penularan cacar monyet saat ini. Telebih setelah ditetapkan status darurat kesehatan internasional setelah lebih dari 16 ribu kasus dilaporkan di 75 negara.

Meski sama-sama bisa menimbulkan gejala lesi di kulit, ada perbedaan mendasar antara cacar monyet dan cacar air. Dikutip dari Times of India, berikut perbedaan dasar keduanya.

1. Perbedaan Gejala

Beberapa gejala umum seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, kedinginan, juga kelelahan bisa saja terjadi pada pasien cacar air maupun cacar monyet. Hanya saja, waktu terjadinya demam bisa jadi berbeda, tergantung dari masa inkubasi masing-masing infeksi.

Demam akibat cacar monyet kemungkinan terjadi pada 1-5 hari sebelum munculnya ruam. Sementara cacar air, gejala demam dapat muncul 1-2 hari sebelum ruam.

baca juga

2. Perbedaan Masa Inkubasi

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), masa inkubasi cacar monyet bisa berlangsung dari 7 hingga 14 hari. s
Sementara gejala cacar air bisa memakan waktu hingga 16 hari untuk muncul gejala sejak pertama kali terpapar virus.

3. Adanya Bengkak Kelenjar Getah Bening

Ini menjadi gejala yang paling jelas terlihat. Pembengkakan kelenjar getah bening hanya terjadi pada pasien cacar monyet. Kondisi itu biasanya terjadi pada gejala awal. 

Menurut Mayo Clinic, pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi akibat infeksi dari bakteri atau virus. Umumnya, kelenjar getah bening memainkan peran penting dalam melawan infeksi.

4. Waktu Muncul Ruam dan Bentuknya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Baru Cacar Monyet, Kini Ditetapkan WHO Sebagai Darurat Kesehatan Global

Gejala Baru Cacar Monyet, Kini Ditetapkan WHO Sebagai Darurat Kesehatan Global

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:23 WIB

3 Kasus Cacar Monyet Dilaporkan Sudah Masuk Uni Emirat Arab, Total Penderita Jadi 16 Orang

3 Kasus Cacar Monyet Dilaporkan Sudah Masuk Uni Emirat Arab, Total Penderita Jadi 16 Orang

Malang | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:05 WIB

Waspadalah, Wabah Cacar Monyet Sudah Terdeteksi di 75 Negara

Waspadalah, Wabah Cacar Monyet Sudah Terdeteksi di 75 Negara

Video | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Bebas Dehidrasi! 4 Calming Pad Panthenol Rahasia Wajah Lembap dan Sehat

Bebas Dehidrasi! 4 Calming Pad Panthenol Rahasia Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 07:20 WIB

Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara

Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara

Bekaci | Rabu, 09 September 2026 | 07:19 WIB

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal Hari Ini

5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal Hari Ini

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 07:10 WIB

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:40 WIB

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

×