Suara.com - Di tengah kesibukan dan gaya hidup yang serba cepat, ngemil jadi momen kecil yang kerap jadi penyelamat suasana hati dan pengisi energi.
Ngemil bukan cuma soal mengisi perut, tapi juga jadi cara untuk me time dan menikmati momen santai di sela aktivitas padat.
Melihat kebiasaan ngemil yang makin populer ini, Mondelez Indonesia hadir dengan kampanye #NgemilBijak di ajang Wellness Festival (Well Fest) 2025.
Kampanye ini mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih camilan dan memperhatikan porsi supaya ngemil tetap memberikan manfaat, bukan malah jadi beban bagi tubuh.
Marfusita Hamburgiwati, Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia, menjelaskan bahwa peningkatan frekuensi ngemil harus diimbangi dengan edukasi yang tepat agar kebiasaan ini tidak berujung pada konsumsi berlebih.
Selain keamanan, kampanye #NgemilBijak juga menekankan pentingnya mindful snacking dan kontrol porsi.
Artinya, kita diajak untuk lebih sadar saat ngemil—mulai dari alasan mengapa ingin ngemil, pilihan camilan yang tepat, hingga menikmati camilan secara penuh kesadaran agar pengalaman ngemil jadi lebih bermakna.
Fauzy Harmoko, CEO penyelenggara Well Fest, menilai inisiatif ini memberikan warna positif dalam gerakan nasional untuk hidup sehat.
Biar nggak cuma teori, berikut tiga langkah sederhana untuk mulai ngemil dengan bijak:
1. Kenali sinyal tubuh: Tanya pada diri sendiri, “Kenapa aku ingin ngemil? Apa yang sebenarnya aku butuhkan?”
2. Perhatikan porsi: Selalu cek label nutrisi dan takaran saji untuk mengontrol jumlah camilan yang masuk ke tubuh.
3. Nikmati dengan sadar: Fokuskan perhatian pada tekstur, aroma, rasa, dan suara camilan saat mengunyah agar setiap gigitan terasa maksimal.
Untuk mendukung kebiasaan ini, Mondelez Indonesia menyematkan panduan #NgemilBijak dalam kemasan produk mereka, lengkap dengan informasi nilai gizi yang jelas (Guideline Daily Amount), yang memudahkan kita agar tetap pada jalur ngemil sehat.
Lewat kampanye ini, Mondelez Indonesia berharap semakin banyak orang yang sadar bahwa ngemil bukan hanya soal mengisi perut, tapi juga soal memilih dengan bijak agar tubuh dan pikiran tetap seimbang di tengah aktivitas modern yang padat.