Viral Video Balita Pakai Behel, Begini Lho 6 Cara Tepat dan Aman Merawat Gigi Anak

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2022 | 18:00 WIB
Viral Video Balita Pakai Behel, Begini Lho 6 Cara Tepat dan Aman Merawat Gigi Anak
ilustrasi balita (shutterstock)

Suara.com - Video viral seorang balita menggunakan behel cukup menjadi perhatian publik. Pasalnya, publik menilai balita belum waktunya menggunakan behel untuk merawat gigi.

Apalagi, balita masih memiliki gigi susu yang akan berganti seiring bertambahnya usia. Jadi, pemakaian behel dinilai kurang tepat untuk kesehatan mulut dan gigi balita.

Di samping itu, pemasangan behel pada anak baru bisa dilakukan minimal ketika usia 12-13 tahun. Di bawah usia ini, berikut ini dilansir dari Hellosehat, beberapa cara merawat gigi bayi dan balita.

1. Bersihkan gusi dengan kain kasa basah

Pada anak usia 0-6 bulan atau sampai gigi pertamanya tumbuh, lebih baik Anda membersihkan gusi mereka menggunakan kain kasa atau lap bersih yang dibasahkan.

Balita ini diduga giginya dipasang behel oleh sang ibu. (Instagram/igtainmenttt)
Balita ini diduga giginya dipasang behel oleh sang ibu. (Instagram/igtainmenttt)

Bersihkan bagian gusi, mulut dan lidah bayi menggunakan air hangat dan usapkan perlahan. Pastikan tangan sudah bersih sebelum membersihkan mulut anak.

2. Terapkan teknik sikat gigi yang benar

Saat gigi pertama anak sudah tumbuh, Anda bisa mulai membersihkan mulut dan giginya menggunakan sikat gigi khusus. Anda juga bisa langsung menerapkan jadwal sikat gigi rutin 2 kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur atau menyesuaikan rutinitas mereka.

3. Hindari penggunakan botol susu ketika anak tidur

Beberapa anak mungkin memiliki kebiasaan susu menggunakan botol saat tidur. Tapi, kebiasaan ini justru akan menimbulkan kerusakan gigi yang dikenal sebagai karies botol atau gigi gigis.

Karena, kandungan gula dalam susu rawan menempel pada permukaan gigi yang memicu pertumbuhan bakteri dalam mulut. Bakteri ini bisa mengubah gula menjadi asam yang mengikis permukaan gigi.

4. Kurangi penggunaan botol susu dan empeng

Anak sebaiknya diajarkan tidak menggunakan botol susu lagi sejak usia 6 bulan. Walaupun, ada pula yang baru mengajarkan setelah anak usia 1 tahun.

Begitu pula dengan empeng, sebaiknya anak membatasi penggunaannya sampai usia 2 tahun saja. Karena, ini bisa engubah bentuk dan struktur rahang yang menjadi penyebab gigi berantakan.

5. Hindari makanan pemicu masalah gigi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ortu Perlu Tahu Ini: Waktu Tidur Terbaik dan Durasi Tidur Ideal untuk Bayi hingga Remaja

Ortu Perlu Tahu Ini: Waktu Tidur Terbaik dan Durasi Tidur Ideal untuk Bayi hingga Remaja

| Selasa, 26 Juli 2022 | 14:26 WIB

Anak Balita Gunakan Behel, Netizen : Ibunya Gimana Sih!

Anak Balita Gunakan Behel, Netizen : Ibunya Gimana Sih!

| Senin, 25 Juli 2022 | 15:59 WIB

Kecelakaan Laut KM Cahaya Arafah, Tim SAR Cari Balita Korban Tenggelam Kaila Ismit

Kecelakaan Laut KM Cahaya Arafah, Tim SAR Cari Balita Korban Tenggelam Kaila Ismit

Jakarta | Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:07 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB