Mengenal Metode Flap, Prosedur Operasi Rekonstruksi Payudara untuk Pasien Kanker Payudara

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 28 Juli 2022 | 08:07 WIB
Mengenal Metode Flap, Prosedur Operasi Rekonstruksi Payudara untuk Pasien Kanker Payudara
ilustrasi kanker payudara. (Pexels.com)

Suara.com - Operasi rekonstruksi payudara dengan metode flap, bisa menjadi pilihan untuk pasien kanker payudara yang baru saja menjalani mastektomi atau operasi pengangkatan payudara.

Tindakan bedah ini dinilai bisa membuat bentuk payudara kembali seperti sebelumnya, meski jaringan payudara aslinya diangkat karena digerogoti sel kanker.

Metode flap untuk rekonstruksi payudara ini dilakukan tanpa memasang implan silikon, tapi memanfaatkan jaringan tubuh pasien seperti perut, paha, punggung, dan bokong, yang kemudian dipindahkan ke dada untuk membentuk payudara baru.

“Teknik operasi ini menciptakan payudara lembut yang natural dan hangat, namun tak bisa dipungkiri memang akan meninggalkan bekas luka di bagian tubuh lainnya, yang tentunya akan diusahakan tersamar," ujar Konsultan Bedah Mikro Rekonstruksi dan Oncoplasty, dr. Mohamad Rachadian Ramadan, BMedSc melalui keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (28/3/2022).

Dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD ini juga mengatakan, metode flap untuk rekonstruksi payudara juga memiliki banyak keunggulan dibanding implan silikon.

Beberapa keunggulan metode flap adalah flap tidak akan pecah, bocor, mengeras, dan tidak perlu diganti seumur hidup, karena bersifat permanen.

Ditambah, metode ini juga tidak perlu perawatan atau operasi berulang dari waktu ke waktu.

Meskipun dibanding implan silikon, metode flap cenderung butuh operasi yang lebih lama, serta butuh perawatan dan pemulihan yang lebih lama.

"Pemulihan pasca-flap dapat memakan waktu lebih lama sekitar empat hingga enam minggu, dibandingkan dengan implan yang separuhnya lebih singkat," sambung dr. Rachadian.

baca juga

Seiring perkembangan teknologi medis, flap juga terbagi dalam beberapa opsi atau pilihan prosedur, seperti flap pedikel dan flap perforator.

Prosedur flap perforator cenderung lebih modern dan terbaru, yang terbagi dalam dua jenis yakni flap bebas DIEP atau deep inferior epigastric perforator, yang umumnya tidak ditawarkan ahli bedah plastik karena kerumitan dan butuh pelatihan tambahan.

"Flap bebas DIEP menggunakan kulit dan lemak dari perut bagian bawah," jelasnya.

Lalu prosedur kedua yakni flap TRAM, yang cenderung melindungi semua otot perut, yang membuat pasien hanya mengalami lebih sedikit rasa sakit, sembuh lebih cepat dan memiliki komplikasi perut yang jauh lebih sedikit.

Adapun untuk metode flab bebas DIEP punya tingkat keberhasilan sangat tinggi, yakni 99 persen lebih di tangan yang paling berpengalaman pada center terbaik di USA, sedangkan di Indonesia hampir mendekati sekitar 94 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Gejala Kanker Payudara yang Harus Diketahui Setiap Wanita

9 Gejala Kanker Payudara yang Harus Diketahui Setiap Wanita

Depok | Rabu, 27 Juli 2022 | 23:15 WIB

Apa Itu Operasi Rekonstruksi Payudara, Bisa Bikin Tampilan Dada Pasien Kanker Balik Normal

Apa Itu Operasi Rekonstruksi Payudara, Bisa Bikin Tampilan Dada Pasien Kanker Balik Normal

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 15:18 WIB

9 Gejala Kanker Payudara Tak Selalu Benjolan, Berikut Cara Pengobatannya

9 Gejala Kanker Payudara Tak Selalu Benjolan, Berikut Cara Pengobatannya

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 13:24 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×