Hepatitis Misterius Intai Anak, Begini Cara Mencegahnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2022 | 14:48 WIB
Hepatitis Misterius Intai Anak, Begini Cara Mencegahnya
Ilustrasi anak sakit - apakah hepatitis akut bisa sembuh total (Freepik)

Suara.com - Hepatitis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Data dari WHO menyebutkan, setiap 30 detik terdapat 1 orang yang meninggal akibat penyakit terkait dengan Hepatitis. Sementara WHO Regional Office for South-East Asia mencatat prevalensi penyakit Hepatitis B di Indonesia mencapai 7,1 persen atau sekitar 18 juta kasus, angka prevalensi tertinggi jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya.

Hepatisis bukan hanya menyerang orang dewasa, laporan Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2018 menyebutkan bahwa prevalensi kasus terbesar Hepatitis di Indonesia terjadi pada anak-anak dengan kelompok umur 5 -14 tahun.

Dokter Spesialis Anak dr. Kurniawan Satria Denta, M,Sc, Sp.A Mayapada Hospital dan Klinik Spesialis Anak KiDi Pejaten, Jakarta menyatakan bahwa anak-anak rentan tertular virus Hepatitis, bahkan Hepatitis akut misterius yang saat ini marak terjadi juga mayoritas menyerang anak-anak, yaitu pada umur 1 bulan hingga 16 tahun.

Untuk itu, agar terhindar dari ancaman penyakit Hepatitis, perlu untuk mengenali gejala Hepatitis dan melakukan pencegahan secara disiplin dari diri sendiri dan keluarga.

Ilustrasi Hepatitis Akut - Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa (Pixabay)
Ilustrasi Hepatitis Akut - Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa (Pixabay)

Dr. Denta menyampaikan gejala hepatitis umumnya ditandai dengan demam, nyeri perut, dan gejala kuning pada badan. “Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mencegah Hepatitis, yang pertama mencegah infeksi dengan menjaga perilaku hidup bersih dan yang kedua yaitu melakukan imunisasi pada anak” jelas dr. Denta.

“Selain menjaga kebersihan hidup, imunisasi merupakan upaya pencegahan terbaik yang dapat dilakukan dikarenakan vaksin Hepatitis bekerja memberikan kekebalan pada tubuh anak sehingga dapat mencegah penyakit tersebut”. Tambah dr. Denta.

Untuk anak yang belum menerima imunisasi Hepatitis, orang tua dapat memberikan imunisasi dengan mengikuti rekomendasi jadwal yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada tahun 2020. Secara rinci IDAI merekomendasikan imunisasi dasar Hepatitis B diberikan pada saat anak lahir sebelum berumur 12 jam.

Sementara imunisasi dasar Hepatitis A diberikan 2 kali yaitu 1 dosis pada saat anak berumur 1 tahun dan dosis selanjutnya diberikan dengan rentang 6 bulan hingga 12 bulan setelah dosis pertama. Namun jika tertinggal, anak-anak dapat menerima imunisasi catch-up atau kejar imunisasi hingga umur 18 tahun.

Perusahaan perawatan kesehatan global, GlaxoSmithKline (GSK) Indonesia turut menyuarakan pentingnya kesadaran dari keluarga agar waspada akan ancaman Hepatitis dan mengajak semua pihak untuk dapat menjadi bagian dalam upaya Pemerintah dalam mengurangi kasus Hepatitis, serta mendukung target WHO untuk menghapus Hepatitis pada tahun 2030[vii].

Vaccine Medical Director GSK Indonesia dr. Deliana Permatasari menyatakan “diantara upaya yang kami lakukan saat ini adalah dengan menyampaikan informasi ilmiah kepada petugas kesehatan secara rutin dan juga mengedukasi keluarga dari karyawan kami sendiri di GSK” ungkapnya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat dan keluarga Indonesia agar tetap melindungi diri dari virus Hepatitis dan jangan menunda untuk mendatangi dokter maupun fasilitas kesehatan jika mengalami gejala-gejala Hepatitis, because Hepatitis Can’t Wait” tutupnya dr. Deliana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Hepatitis Sedunia, Berikut 7 Mitos dan Fakta tentang Virus Hepatitis

Hari Hepatitis Sedunia, Berikut 7 Mitos dan Fakta tentang Virus Hepatitis

| Kamis, 28 Juli 2022 | 10:35 WIB

Hari Hepatitis Sedunia: Peradangan Hati dan Tingginya Risiko pada Pasien Gagal Ginjal

Hari Hepatitis Sedunia: Peradangan Hati dan Tingginya Risiko pada Pasien Gagal Ginjal

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:38 WIB

Malaysia Healthcare Tawarkan Pengobatan dan Skrining untuk Atasi Hepatitis C

Malaysia Healthcare Tawarkan Pengobatan dan Skrining untuk Atasi Hepatitis C

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB