Mengenal Ebola: Jenis Virus yang Menginfeksi dan Jalur Penularannya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:00 WIB
Mengenal Ebola: Jenis Virus yang Menginfeksi dan Jalur Penularannya
Virus Ebola (shutterstock)

Suara.com - Penyakit virus Ebola, yang sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Ebola, merupakan infeksi parah yang seringkali berakhir fatal. Infeksi ini disebabkan oleh virus dalam genus Ebolavirus dalam famili Filoviridae.

Virus paling sering menyebabkan penyakit pada manusia dan primata seperti monyet, gorila, dan simpanse, lapor Live Science.

Sampai saat ini, enam spesies Ebolavirus telah diidentifikasi, empat di antaranya menyebabkan penyakit parah pada manusia. Ini termasuk:

  • Virus Ebola (spesies Zaire ebolavirus)
  • Virus Sudan (spesies Sudan ebolavirus)
  • Virus Taï Forest (spesies Taï Forest ebolavirus , sebelumnya Côte d'Ivoire ebolavirus)
  • Virus Bundibugyo (spesies Bundibugyo ebolavirus)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus Ebola berpindah dari hewan ke manusia ketika orang melakukan kontak dekat dengan darah, sekresi, organ, atau cairan tubuh lainnya dari hewan yang terinfeksi.

Seorang pria di Kongo diberi vaksin anti Ebola oleh salah satu petugas medis. (AFP)
Seorang pria di Kongo diberi vaksin anti Ebola oleh salah satu petugas medis. (AFP)

Hal itu juga menjadi jalur penularan pada manusia. Cairan dapat berasal langsung dari pasien yang terinfeksi atau dari permukaan yang disentuh oleh orang yang sakit, seperti tempat tidur atau pakaian.

"Virus dapat tetap berada dalam cairan tubuh tertentu (termasuk air mani) dari pasien yang telah pulih, bahkan jika mereka tidak lagi memiliki gejala parah," catat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Karenanya, WHO menyarankan pria penyintas infeksi untuk tidak berhubungan seks atau harus menggunakan kondom sampai air mani mereka dua kali diuji negatif atau sampai 12 bulan berlalu sejak gejala awal muncul.

"Tidak ada bukti bahwa Ebola dapat menyebar melalui hubungan seks atau kontak lain dengan cairan vagina dari penderita Ebola," kata CDC.

Namun, virus dapat bertahan di plasenta, cairan ketuban dan janin orang yang terinfeksi saat hamil, bahkan ketika mereka telah sembuh. Virus juga dapat berada di ASI orang yang terinfeksi.

Ebola tidak menyebar melalui udara, yang berarti seseorang tidak dapat tertular virus dari menghirup udara yang sama dengan orang yang terinfeksi.

Namun, jika orang yang terinfeksi bersin langsung dan lendir dari bersin itu bersentuhan dengan luka terbuka atau mata, hidung, atau mulut orang lain, ada kemungkinan infeksi.

Tetapi sejauh ini WHO belum mencatat kasus penularan seperti kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Orang Meninggal karena Virus Marburg, Kenali Gejalanya yang Mirip Ebola!

Dua Orang Meninggal karena Virus Marburg, Kenali Gejalanya yang Mirip Ebola!

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:55 WIB

WHO Ungkap Kemunculan Virus Marbug, Sangat Menular Mirip Ebola

WHO Ungkap Kemunculan Virus Marbug, Sangat Menular Mirip Ebola

Bali | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:58 WIB

Otoritas Kesehatan RDK Mengidentifikasi Kasus Ketiga Ebola dalam Wabah Terbaru

Otoritas Kesehatan RDK Mengidentifikasi Kasus Ketiga Ebola dalam Wabah Terbaru

Health | Jum'at, 06 Mei 2022 | 20:19 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB