Idap Gagal Ginjal Kronis, Dianny Harus Cuci Darah Tiap Hari dan Ceritakan Gejalanya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:00 WIB
Idap Gagal Ginjal Kronis, Dianny Harus Cuci Darah Tiap Hari dan Ceritakan Gejalanya
Penderita gagal ginjal kronis (TikTok/@dynnnp)

Suara.com - Unggahan video TikTok seorang penderita gagal ginjal yang menunjukkan aktivitasnya sehari-hari harus melakukan cuci darah hingga obat yang dikonsumsinya menjadi viral. 

Perempuan bernama Dianny Nurpatria (26) ini pertama kali didiagnosis menderita gagal ginjal kronis pasa Maret 2021 lalu. Saat itu, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa fungsi ginjalnya sudah 5 persen. 

Tiga bulan sebelum didiagnosis gagal ginjal, Dianny pun sudah mengalami beberapa gejala seperti mual, muntah, kesemutan di seluruh tubuh, kulit sekitar mata yang membengkak hingga urine berbusa. 

Dianny sendiri tidak tahu pasti penyebab gagal ginjal kronis yang dideritanya. Tetapi, ia mengatakan bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit bawaan tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

Ia mengatakan hipertensi memang salah satu faktor pemicu gagal ginjal. Tetapi, hal ini masih belum pasti pada kasusnya karena dulunya ia justru penderita tekanan darah rendah. 

"Tapi pada kasus saya masih samar-samar kak. Karena, dulu riwayat saya itu tensi rendah. Saya tidak tahu apakah fungsi ginjal saya sudah menurun lalu menyebab hipertensi atau bagaimana," kata Dianny ketika dihubungi oleh Suara.com pada Kamis (28/7/2022). 

Setelah didiagnosis gagal ginjal kronis, Dianny langsung menjalani pengobatan hemodialisa menggunakan akses CDL dan operasi pemasangan kateter untuk CAPD di perut, karena racun di dalam tubuhnya harus dikeluarkan saat itu. 

"Dua minggu setelahnya, baru saya mulai training penggunaan CAPD selama 4 hari di RS dan mulai pakai CAPD sendiri di rumah," ujarnya. 

Sampai detik ini pun Dianny mengaku masih melakukan cuci darah sendiri memakai CAPD di rumah sebanyak 4 kali sehari, di pagi, siang, sore dan malam hari. 

Di samping itu, Dianny juga harus mengurangi asupan garamnya untuk membantu mengontrol tekanan darah tingginya. 

Saat ini, kondisinya juga sedang membaik meskipun harus berusaha meningkatkan dan mempertahankan Hb. Karena baru-baru ini, ia kembali dirawat karena Hb yang cukup rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Hepatitis Sedunia: Peradangan Hati dan Tingginya Risiko pada Pasien Gagal Ginjal

Hari Hepatitis Sedunia: Peradangan Hati dan Tingginya Risiko pada Pasien Gagal Ginjal

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:38 WIB

Dehidrasi Bisa Menyebabkan Masalah Ginjal, Begini Cara Mengatasinya

Dehidrasi Bisa Menyebabkan Masalah Ginjal, Begini Cara Mengatasinya

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 20:53 WIB

Kenali Fungsi Cuci Darah bagi Pasien Gagal Ginjal, Tindakan Medis yang Sempat Dijalani Mendiang Rima Melati

Kenali Fungsi Cuci Darah bagi Pasien Gagal Ginjal, Tindakan Medis yang Sempat Dijalani Mendiang Rima Melati

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 13:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB