Risiko yang Bakal Muncul Akibat Radiasi Kepala dan Leher, Bagaimana Mencegahnya?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2022 | 07:12 WIB
Risiko yang Bakal Muncul Akibat Radiasi Kepala dan Leher, Bagaimana Mencegahnya?
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Kanker kepala dan leher masih menjadi perhatian bidang kesehatan dunia. Penyakit yang satu ini sendiri merupakan tumor ganas yang berkembang di sekitar tenggorokan, laring (kotak suara), hidung, amandel, sinus, dan mulut.

Sulitnya lagi, terkadang dalam proses penyembuhannya, bisa berdampak pada organ tubuh lainnya seperti radiasi yang dilakukan. Seperti diketahui, ketika menderita kanker, biasanya seseorang menjalani perawatan berupa  radiasi pada area kepala dan leher.

Namun, hal tersebut juga berisiko memunculkan kerusakan pada gigi dan mulut. Kepala Cluster Dentistry RS dr. Cipto Mangunkusumo, drg. Djamilah Tohirah Sp. Prosth., MPH mengatakan, radiasi yang dilakukan pada area kepala dan leher sendiri berisiko memunculkan berbagai masalah pada mulut dan gigi.

“Radiasi kepala dan leher itu bisa menimbulkan masalah-masalah yang timbul pada rongga mulut pasien,” ucap Dokter Djamilah dalam Webinar Perawatan Kanker Kepala Leher Komprehensif: Melangkah ke Depan, Senin (1/8/2022).

Berikut beberapa masalah yang sering terjadi pada gigi dan mulut akibat radiasi leher dan kepada pada seseorang.

1. Oral mukositis

Oral mukositis sendiri merupakan peradangan mukosa rongga mulut yang sering ditemukan pada pasien yang mendapat kemoterapi antikanker. Gejala yang dialaminya sendiri seperti munculnya sariawan, rasa nyeri, tidak nafsu makan, sakit tenggorokan, hingga kompilkasi infeksi jamur.

2. Xerostomia

Xerostomia merupakan berkurangnya produksi air liur sehingga mulut seseorang menjadi kering secara kronis. Gejala yang timbul dari kondisi ini sendiri seperti air liur kental, rasa sakit saat menelan, munculnya sensasi terbakar, retak pada bibir di sudut mulut, dan bercak putih pada lidah.

3. Karies dan keropos gigi

Karies sendiri merupakan kondisi rusaknya struktur dan lapisan gigi yang terjadi secara bertahap sehingga menjadi keropos. Kondisi ini sendiri merupakan hal yang sangat cepat terjadi setelah adanya proses radiasi kepala dan leher.

Hal ini sendiri terjadi karena adanya perubahan besar dalam mikroflora oral menjadi mikroba yang merusak bagian gigi.

4. Osteoradionekrosis

Osteoradionekrosis merupakan komplikasi yang terjadi pasca cabut gigi setelah mendapatkan terapi radiasi kepala dan leher. Hal ini sendiri terjadinya karena berkurangnya vaskularisasi pada jaringan periodontal dan tulang di lokasi bekas cabut gigi.

Persiapan untuk mencegah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yang Mau Cukur Botak Gratis Silakan Ikutan Nih, Sekaligus Dukung Pejuang Kanker!

Yang Mau Cukur Botak Gratis Silakan Ikutan Nih, Sekaligus Dukung Pejuang Kanker!

| Kamis, 28 Juli 2022 | 20:30 WIB

Kabar Baik, Nutrisi Pati Resisten Dapat Mengurangi Risiko Kanker Perut

Kabar Baik, Nutrisi Pati Resisten Dapat Mengurangi Risiko Kanker Perut

Health | Kamis, 28 Juli 2022 | 11:00 WIB

Makan Pisang yang Masih Hijau Turunkan Risiko Kanker, Ini Hasil Penelitiannya

Makan Pisang yang Masih Hijau Turunkan Risiko Kanker, Ini Hasil Penelitiannya

Sumbar | Kamis, 28 Juli 2022 | 10:15 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB