Tak Boleh Asal! Dokter Gizi Ungkap Jenis Buah dan Porsi yang Tepat Bagi Pasien Obesitas

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:10 WIB
Tak Boleh Asal! Dokter Gizi Ungkap Jenis Buah dan Porsi yang Tepat Bagi Pasien Obesitas
Ilustrasi Makan Buah-Buahan (freepik.com)

Suara.com - Konsumsi buah penting bagi siapa pun, terutama oleh orang obesitas yang sedang diet. Hanya saja, konsumsi buah saat diet sebaiknya pilih yang lebih rendah kalori.

Selain mempertimbangkan kalori, jumlah buah yang dikonsumsi juga harus sesuai kebutuhan, kata spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK.

"Buah yang biasa saya kasih untuk pasien dengan obes itu apel boleh, pir, jeruk, nanas. Untuk ukurannya kira-kira apel, pir, nanas satu kepal tangan. Kalau kita beli sekilo isinya 7 sampai 8 apel. Jadi apel yang kecil," jelas dokter Diana ditemui di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Ilustrasi Makan Buah Naga (Freepik/lookstudio)
Ilustrasi Makan Buah Naga (Freepik/lookstudio)

Selain keempat buah tersebut, pasien obesitas juga boleh menonsumsi pisang berukuran sedang. Sedangkan untuk buah ukuran besar  seperti pepaya, semangka dan melon, biasanya dianjurkan cukup makan satu potong seperti yang bisa tersaji di penjual rujak. Dan untuk buah naga dianjurkan hanya konsumsi setengahnya.

"Nanti kapan dia bisa makan buah itu kita atur sesuai dengan kebutuhan harian," ujarnya. 

Normalnya, konsumsi buah bagi orang dewasa dianjurkan 3 jenis buah per hari. Khusus pasien obesita, dokter Diana mengungkapkan jumlah itu bisa saja lebih banyak. 

"Kadang malah lebih, bisa empat kali bahkan. Mungkin pagi ada porsi buah, nanti selingan pagi buah, selingan sore, makan malam ada buah. Jadi bisa 4 kali," ujarnya.

Masing-masing jenis buah itu disarankan dikonsumsi satu per satu. Sebab, apabila dimakan sekaligus bisa membuat tubuh terlalu kenyang. 

"Kalau makan 3 porsi sekaligus pasti akan kenyang banget dan kenyangnya hanya karena makan buah nggak dapat protein, karbo yang lain. Jadi memang saat makan paling bagus satu porsi, nanti makan lagi satu porsi, jadi diseling," saran dokter Diana.

Ia menambahkan bahwa konsumsi buah itu agar pasien obesitas tidak kelaparan walaupun sedang diet. Sehingga perutnya tetap terasa kenyang dan tidak cepat lapar karena terisi dengam serat dari buah.

Oleh sebab itu, dianjurkan buah dikonsumsi dalam bentuk utuh. Meski begitu, dokter Diana tidak mempermasalahkan bila buah diolah menjadi jus ataupun jenis minuman lain.

"Karena makin utuh jenis buah, makin dia mengenyangkan lebih lama dibandingkan jus. Tapi kalau memang dia on the go nggak bisa nyiapin buah, ya bisa ambil jus sebagai alternatif," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Diabetes Jenis Baru, Ini Bedanya dengan Diabetes Tipe 1 dan 2!

Peneliti Temukan Diabetes Jenis Baru, Ini Bedanya dengan Diabetes Tipe 1 dan 2!

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:47 WIB

4 Buah yang Bagus untuk Mata, Konsumsi secara Rutin ya!

4 Buah yang Bagus untuk Mata, Konsumsi secara Rutin ya!

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 08:06 WIB

Konsumsi Buah Ternyata Minimal Tiga Porsi Sehari, Ini Sebabnya

Konsumsi Buah Ternyata Minimal Tiga Porsi Sehari, Ini Sebabnya

Jabar | Selasa, 02 Agustus 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB