Presiden Jokowi Siapkan Nama Vaksin Covid-19 Buatan Anak Bangsa, Rilis saat HUT RI?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:29 WIB
Presiden Jokowi Siapkan Nama Vaksin Covid-19 Buatan Anak Bangsa, Rilis saat HUT RI?
Ilustrasi Vaksinasi Booster (sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Suara.com - Vaksin Covid-19 asli buatan Indonesia atau vaksin BUMN ditargetkan selesai saat Hari Kemerdekaan Indonesia atau HUT RI ke-77. Bahkan Presiden Jokowi disebut secara khusus sudah menyiapkan nama untuk vaksin ini.

Hal ini diungkap langsung Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, yang mengatakan nama vaksin disiapkan khusus sebagai syarat pendaftaran HAKI atau HKI (Hak Kekayaan Intelektual).

“Presiden sudah menyiapkan nama khusus untuk Vaksin Covid-19 BUMN dan Bio Farma sedang berproses untuk mendaftarkan nama tersebut ke Ditjen HKI Kemenkumham," ujar Honesti melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (2/8/2022).

Vaksin BUMN sendiri merupakan vaksin Covid-19 asli buatan peneliti, bahan, virus dan risetnya dilakukan di dalam negeri, tujuannya agar Indonesia tidak perlu lagi mengimpor vaksin dari luar negeri. Bahkan harapan besar vaksin ini rencananya bisa diekspor.

Ilustrasi vaksin booster kedua. (Pixabay/torstensimon)
Ilustrasi vaksin booster kedua. (Pixabay/torstensimon)

"Mudah-mudahan di tanggal 17 Agustus 2022 Indonesia akan memiliki vaksin buatan Indonesia, persembahan untuk Indonesia guna memutus mata rantai Covid-19," sambung Honesti.

Vaksin ini merupakan vaksin hasil kerjasama Bio Farma dengan Baylor College of Medicine, USA yang dalam pengembangannya menggunakan teknologi Subunit Protein Rekombinan (protein Receptor Binding Domain atau RBD.

Vaksin BUMN ini disebut hampir menyelesaikan uji klinis fase 3 yang dilakukan terhadap 4.050 subyek relawan berusia lebih dari 18 tahun dari seluruh Indonesia.

Uji klinis ini dilaksanakan di 4 universitas yakni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang (FK Undip), FK Universitas Andalas Padang, dan FK Universitas Hasanuddin Makassar.

"Uji klinis ini, bertujuan untuk membuktikan bahwa vaksin Covid-19 buatan Bio Farma ini aman dapat meningkatkan kadar antibodi secara bermakna untuk melawan virus Covid-19, sehingga diharapkan berkhasiat (efikasi) melindungi subjek dari sakit berat dan kematian karena Covid-19 sesuai standar BPOM," ujar Medical Advisor Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 BUMN, Prof. Soedjatmiko, SpA (K). 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-Siap, Ini 5 Jenis Vaksin Booster Kedua yang Sudah Bisa Dipakai dan Aturan Dosisnya

Siap-Siap, Ini 5 Jenis Vaksin Booster Kedua yang Sudah Bisa Dipakai dan Aturan Dosisnya

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:39 WIB

Soal Isu Kontroversial RUU KUHP, Presiden Jokowi Perintahkan Ini

Soal Isu Kontroversial RUU KUHP, Presiden Jokowi Perintahkan Ini

Sumut | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Jokowi Perintahkan Buka Diskusi Lebih Masif Soal Isu Kontroversial di RUU KUHP

Jokowi Perintahkan Buka Diskusi Lebih Masif Soal Isu Kontroversial di RUU KUHP

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×