Orang Tua Harus Tahu, Ini Beberapa Penyebab Anak Gagal Tumbuh

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Rabu, 03 Agustus 2022 | 21:25 WIB
Orang Tua Harus Tahu, Ini Beberapa Penyebab Anak Gagal Tumbuh
Ilustrasi pertumbuhan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Pertumbuhan pada anak-anak merupakan hal yang penting diperhatikan oleh orang tua sejak lahir. Pertumbuhan ini sendiri bergantung pada beberapa hal, mulai dari pola asuh, gaya hidup orang tua ke anak, hingga nutrisi yang dikonsumsi. Hal-hal tersebut sudah harus diperhatikan sejak lahir agar tidak terjadi kondisi anak gagal tumbuh.

Pada dunia medis, sering dikenal istilah 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Berdasarkan penjelasan Dokter Spesialis Anak dan Edukator Kesehatan, dr. Ardi Santoso, Sp. A, M. Kes., 1000 HPK sendiri merupakan hitungan sejak pertumbuhan anak sejak masih dalam janin (270 hari). Sementara itu, hitungan tersebut juga berlanjut hingga anak berusia dua tahun (730 hari).

Kondisi 1000 HPK ini sangat memengaruhi pertumbuhan anak ke depannya. Dokter Ardi mengungkapkan, sebanyak 80 persen otak manusia berkembang pada 1000 HPK, sehingga sangatlah penting untuk memerhatikan perkembangan anak di masa tersebut.

“80 persen otak manusia berkembang pada masa 1000 HPK dan tidak dapat diulang perkembangannya. Makannya 1000 HPK sangat menentukan potensi masa depan,” kata Dokter Ardi Webinar Ajinomoto X Katadata "Peran Umami dalam Mewaspadai Asupan Garam Berlebih untuk Hidup Lebih Sehat", Selasa (2/8/2022).

1000 HPK ini sendiri juga dikenal dengan nama Golden Age. Pada masa ini pula, organ vital seperti otak, hati, jantung, dan ginjal seseorang akan berkembang secara pesat.

Lalu, hal-hal apa saja yang memengaruhi 1000 HPK? Salah satunya adalah nutrisi yang dikonsumsi. Jika kebutuhan nutrisi tidak terpentuhi, maka akan menyebabkan anak mengalami gagal tumbuh.

Dokter Ardi juga mengungkapkan, terdapat beberapa hal yang membuat anak gagal tumbuh, di antaranya sebagai berikut.

1. Asupan kalori tidak sesuai
Asupan kalori pada anak ini juga tergantung dengan makanan yang dikonsumsinya. Berikut beberapa hal yang menyebabkan asupan kalori tidak terpenuhi dengan baik.

  • Pemberian ASI, susu formula, atau makanan pendamping ASI (MPASI) tidak tepat.
  • Makanan yang diberikan tidak sesuai dengan usia anak
  • Ketersediaan makanan tidak memadai.
  • Stres pada balita sehingga membuat nafsu makan berkurang.
  • Gangguan anatomi, seperti bibir sumbing atau penyempitan pada saluran cerna.

2. Penyerapan kalori tidak sempurna
Ketika anak mengalami gangguan pada organ pencernaannya, hal ini akan membuat proses penyerapan tidak sempurna. Kondisi yang biasa terjadi di antaranya iritasi pada usus, atau kelainan anatomi bawaan lainnya.

3. Kebutuhan karbohidrat meningkat
Kebutuhan karbohidrat meningkat akibat penyakit kronik yang dialami anak juga bisa menjadi penyebab gagal tumbuh. Kondisi kronik ini sendiri seperti infeksi paru-paru, penyakit tiroid, serta jantung bawaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencegahan Stunting Paling Krusial di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Pencegahan Stunting Paling Krusial di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 23:08 WIB

1.000 Hari Pertama Kehidupan Bayi Itu Sangat Krusial, Inilah yang Perlu Dilakukan Orang Tua!

1.000 Hari Pertama Kehidupan Bayi Itu Sangat Krusial, Inilah yang Perlu Dilakukan Orang Tua!

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 06:45 WIB

Saluran Cerna Adalah Otak Kedua Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Saluran Cerna Adalah Otak Kedua Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Health | Rabu, 03 November 2021 | 11:37 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB