Jangan Panik, Ini 5 Cara Mengatasi Alergi Debu agar Tak Sering Kambuh

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:50 WIB
Jangan Panik, Ini 5 Cara Mengatasi Alergi Debu agar Tak Sering Kambuh
Cara Mengatasi Alergi Debu. (Freepik)

Suara.com - Alergi debu adalah sejenis alergi yang umum dialami banyak orang ketika bereaksi secara berlebihan terhadap zat yang ada pada debu. Sering kali orang yang alergi debu mengalami bersin-bersin, pilek, batuk, sulit bernapas, mata berair hingga hidung tersumbat. 

Alergi yang disebabkan oleh partikel debu ini tidak bisa dihindari. Perlu diketahui pula, di dalam debu juga dimungkinkan terdapat serangga, rambut bintang, jamur, serbuk bunga hingga tungau debu.

Anda dapat mencegah dan mengatasi alergi debu melalui gaya hidup yang lebih bersih dan mengonsumsi beberapa obat yang dianjurkan oleh dokter. Simak informasinya di bawah ini, melansir dari Mayo Clinic.

1. Antihistamin

Antihistamin merupakan obat yang dapat meredakan gatal, bersin hingga mata berair yang diakibatkan oleh alergi debu. Perlu diketahui histamin merupakan zat kimia yang menimbulkan berbagai macam gejala alergi saat tubuh terpapar alergen. Obat ini tersedia dalam bentuk obat tetes, obat semprot hidung dan berbentuk tablet yang dapat Anda konsumsi.

2. Dekongestan

Dekongestan dapat meredakan dan menghilangkan sumbatan pada hidung. Dekongestan bekerja untuk mengecilkan pembuluh darah yang membengkak yang diakibatkan reaksi alergi. Tersedia obat dekongestan yang telah dikombinasikan dengan antihistamin yang dijual di apotek. 

3. Kortikosteroid

Kortikosteroid berupa semprotan hidung yang dapat mengurangi peradangan dan mengatasi demam. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, obat semprot, hingga krim yang dapat dioleskan. Kortikosteroid harus menggunakan resep dokter. 

4. Imunoterapi

Imunoterapi ini dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk tidak peka terhadap alergen yang dilakukan dengan suntikan alergi. Imunoterapi dilakukan dengan beberapa suntikan dalam periode tiga hingga enam bulan. Biasanya imunoterapi dilakukan setelah perawatan sederhana lainnya tidak membuahkan hasil. 

5. Irigasi Hidung

Irigasi hidung ini menggunakan neti pot atau botol peras untuk menyiram lendir yang mengental dan iritasi dari sinus dengan menggunakan air asin. Anda diharuskan menggunakan larutan garam dengan menggunakan air yang bebas kontaminan yang sudah disuling, steril dan direbus yang didinginkan sebelumnya. Filter dengan ukuran 1 mikron atau lebih kecil.

Pastikan Anda untuk membilas perangkat irigasi setelah digunakan dengan air bebas kontaminan dan biarkan hingga kering.

Demikian 5 cara mengatasi alergi debu yang efektif dan bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Atasi Hidung Tersumbat : Alami dan dengan Obat

Cara Atasi Hidung Tersumbat : Alami dan dengan Obat

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 17:36 WIB

Belajar dari Aura Kasih, Ini 7 Cara Mencegah Sinusitis

Belajar dari Aura Kasih, Ini 7 Cara Mencegah Sinusitis

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 18:00 WIB

Saat Pilek, Jangan Beri Anak Obat Dekongestan

Saat Pilek, Jangan Beri Anak Obat Dekongestan

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:34 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB