Momen Kepala Anak Ria Ricis Terguncang Bikin Warganet Ngeri, Bisa Alami Shaken Baby Syndrome!

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Momen Kepala Anak Ria Ricis Terguncang Bikin Warganet Ngeri, Bisa Alami Shaken Baby Syndrome!
Potret Gemas Anak Ria Ricis saat Photoshoot (YouTube/Ricis Official)

Suara.com - Sejak dilahirkan, baby Moana, putri pasangan YouTuber Ria Ricis dan Teuku Ryan terus menjadi perhatian warganet di Indonesia. Sayangnya, baru-baru ini, banyak orang menyoroti cara orangtua baru tersebut saat menggendong bayi mereka. 

Pertama, saat momen aqiqah, di mana sang ayah tampak salah saat menggendong bayi bernama lengkap Cut Raifa Aramoana itu, hingga tampak kecengklak yang membuatnya menangis kencang.

Baru-baru ini, keduanya menjadi sorotan saat keduanya berjoged TikTok dan mengajak bayi mereka yang tengah tertidur. Saat itu, Ria Ricis tak sengaja menyikut kepala baby Moana, yang membuat putri mereka terkejut. 

Potret Gemas Anak Ria Ricis saat Photoshoot (YouTube/Ricis Official)
Potret Gemas Anak Ria Ricis saat Photoshoot (YouTube/Ricis Official)

Tentu saja tak sedikit warganet yang ngeri dengan hal tersebut hingga menegur pasangan tersebut. Dalam TikTok @ayankmu_beib, momen tersebut kembali diunggah dan mendapatkan banyak komentar. 

"Aduh gimana sih ini? itu bukan boneka," kata @lindxxxxxxxx.

"Ya Allah, takut nya kenapa-kenapa serius. Mana baru lahir banget," ucap @fitrxxxxxxx.

"Ya Allah, hati-hati jangan sibuk sendiri kak!! Kasihan dedeknya," tambah @linaxxxxxxx.

Kekhawatiran warganet mungkin termasuk hal yang wajar, terlebih seperti yang diketahui jika bayi dan balita rentan mengalami Shaken Baby Syndrome (SBS).

Ini adalah jenis cedera otak yang terjadi ketika bayi atau balita terguncang dengan keras. Hal ini seperti dilansir Clevel and Clinic,  dapat menyebabkan pembengkakan, memar dan pendarahan di otak. 

Ini karena kepala bayi sangat besar dan berat sebanding dengan bagian tubuh lainnya. Ketika mereka terguncang, otaknya dapat memantul bolak-balik ke sisi tengkorak. Getaram inilah yang dapat menyebabkan pendarahan di otak (perdarahan subdural, atau hematoma) atau di retina (perdarahan retina).

Bahaya ini, sayangnya sering tidak disadari oleh banyak orangtua ataupun pengasuh, terutama saat mereka terlalu kencang menggoyang bayi, untuk menenangkan mereka yang menangis dalam waktu lama, dan mereka mungkin berpikir bahwa menggoyang bayi akan membuatnya berhenti menangis. 

Apa saja gejala SBS? Seorang bayi atau balita yang terguncang dan mengalami cedera otak mungkin memiliki gejala seperti:

  1.  Iritabilitas yang ekstrim
  2. Muntah
  3. Nafsu makan yang buruk atau masalah makan
  4. Kesulitan bernapas
  5. Kejang
  6. Kelesuan (kelelahan ekstrem, kurang bergerak, ketidakmampuan untuk tetap terjaga)
  7. Kulit berwarna pucat atau biru
  8. Memar di lengan atau dada
  9. Kepala atau dahi yang besar
  10.  Titik lunak di atas kepala yang menonjol
  11. Ketidakmampuan untuk mengangkat kepalanya
  12. Pupil melebar
  13. Tremor (getaran)
  14. Ketidakmampuan untuk fokus atau mengikuti gerakan dengan matanya
  15. Koma (tidak sadar)

Beberapa gejala dapat muncul segera, tetapi yang lain mungkin tidak muncul dalam waktu yang lama. Beberapa bayi juga mungkin memiliki masalah perhatian dan perilaku di kemudian hari karena terguncang ketika mereka masih bayi.

Bayi dan balita yang terguncang menghadapi masalah medis serius seiring bertambahnya usia, termasuk:

  • Kerusakan otak
  • Kebutaan
  • Kehilangan pendengaran
  • Selebral Palsi
  • Gangguan bicara dan belajar
  • Kejang
  • Kerusakan leher dan sumsum tulang belakang, yang dapat menyebabkan masalah dengan gerakan mulai dari kecanggungan hingga kelumpuhan.
  • Kematian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senggol Kepala Baby Moana Saat Joget-joget Bareng Teuku Ryan, Ria Ricis Ditegur Netizen: Hati-hati!

Senggol Kepala Baby Moana Saat Joget-joget Bareng Teuku Ryan, Ria Ricis Ditegur Netizen: Hati-hati!

Sumut | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:59 WIB

Ria Ricis tak Sengaja Senggol Kepala Baby Moana saat Joget Pargoy, Netizen: Jangan Petakilan

Ria Ricis tak Sengaja Senggol Kepala Baby Moana saat Joget Pargoy, Netizen: Jangan Petakilan

Sumsel | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:24 WIB

Ria Ricis Asyik Pargoy hingga Tak Sengaja Senggol Kepala Baby Moana, Auto Ditegur Netizen: Hati-Hati!

Ria Ricis Asyik Pargoy hingga Tak Sengaja Senggol Kepala Baby Moana, Auto Ditegur Netizen: Hati-Hati!

Entertainment | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB