Jangan Dianggap Remeh, Kenali 10 Tanda Paru-paru dalam Bahaya

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:42 WIB
Jangan Dianggap Remeh, Kenali 10 Tanda Paru-paru dalam Bahaya
Ilustrasi paru-paru (Elements Envato)

Suara.com - Paru-paru merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Organ yang satu ini menjadi tempat bertukarnya oksigen dengan karbon dioksida. Oleh karena itu paru-paru sangat berperan penting pada pernapasan.

Tidak hanya itu, paru-paru juga memengaruhi sirkulasi darah pada tubuh manusia. Oleh karena itu, jika terjadi gangguan pada organ tersebut akan sangat memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Paru-paru yang mengalami gangguan ini sendiri dapat dikenali dengan gejala-gejala yang dialaminya.

Dokter sekaligus Konten Kreator, dr. Ema Surya Pertiwi melalui video unggahannya mengungkapkan beberapa tanda bahwa paru-paru sedang dalam kondisi berbahaya. Beberapa tanda tersebut di antaranya;

Foto rontgen paru-paru. (Pexels/Anna Shvet)
Foto rontgen paru-paru. (Pexels/Anna Shvet)

1. Batuk Sepanjang Hari
Batuk sendiri merupakan hal yang sering terjadi dan dianggap wajar. Apalagi banyak penyakit yang memiliki gejala batuk. Namun, batuk sering kali dihubungkan dengan adanya masalah pada paru apalagi jika batuk tersebut dialami sepanjang hari.

Menurut dr. Ema, batuk dialami lebih dari delapan minggu, hal tersebut dapat menandakan adanya indikasi masalah pada paru-paru.

Beberapa penyakit tersebut bisa juga TBC maupun kanker paru-paru. Oleh karena itu, jika berlebihan diharapkan untuk konsultasi dengan dokter.

2. Batuk Darah
Batuk mengeluarkan darah harus diwaspadai. Darah saat batuk dapat menjadi tanda adanya luka di saluran pernapasan. Oleh karena itu, batuk mengeluarkan darah dapat menjadi tanda adanya sakit pernapasan yang harus diwaspadai.

3. Sesak Napas
Ketika mengalami nyeri dada serta napas yang pendek dapat menjadi tanda adanya gangguan paru. Selain itu, biasanya seseorang juga akan merasa sulit atau adanya hambatan saat ingin menghirup napas.

Berdasarkan penjelasan dr. Ema, kondisi tersebut biasanya diikuti rasa sesak saat bergerak serta nyeri pada area bawah punggung dapat menjadi tanda paru-paru dalam bahaya.

4. Suara Serak dan Hilang Tiba-tiba
Suara serak dan hilang secara mendadak tidak bisa dianggap remeh. Kondisi ini dapat menjadi tanda gangguan pada paru. Suara serak dan hilang juga menjadi tanda adanya peradangan pada pita suara.

Hilangnya suara tersebut bisa disebabkan infeksi bakteri, kanker, atau masalah pada saraf pita suara akibat gangguan pernapasan.

5. Suara Mengi saat Bernapas
Sering kali pada beberapa orang saat bernapas muncul suara siul atau ngorok dari dalam tubuh. Hal tersebut terjadi karena adanya hambatan pada saluran napas. Kondisi ini sendiri bisa menjadi tanda paru-paru yang mengalami gangguan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Sehari Setelah Pernikahan, Viral Perempuan Donor Organ Hingga Selamatkan Tiga Nyawa

Meninggal Sehari Setelah Pernikahan, Viral Perempuan Donor Organ Hingga Selamatkan Tiga Nyawa

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:07 WIB

Innalillahi, Bayi Penderita Gizi Buruk di Cianjur Meninggal Dunia saat Jalani Perawatan

Innalillahi, Bayi Penderita Gizi Buruk di Cianjur Meninggal Dunia saat Jalani Perawatan

Bogor | Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:41 WIB

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB