Cerita Nagita Slavina Alami Mastitis Saat Menyusui Rafathar, Begini Cara Mengobatinya

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:05 WIB
Cerita Nagita Slavina Alami Mastitis Saat Menyusui Rafathar, Begini Cara Mengobatinya
Nagita Slavina [YouTube TS Media]

Suara.com - Baru-baru ini Nagita Slavina mengaku pernah alami mastitis saat menyusui putra pertamanya, Rafathar Malik Ahmad.

Melalui video yang diunggah di kanal YouTube Rans Entertainment (13/8/2022), Nagita menceritakan pengalamannya itu kepada Ria Ricis.

Nagita sendiri mengaku kondisi tersebut dialaminya karena ASI-nya sempat tertahan karena tidak dipompa. Sebelumnya, ia sendiri mengungkapkan kalau memberi ASI secara langsung.

Namun, karena tidak ada pertumbuhan signifikan, mengharuskan dirinya memompa ASI. Akan tetapi, rupanya kondisi tersebut membuatnya mengalami mastitis.

"Waktu itu si Rafathar nyusu terus ternyata ASI-nya enggak cukup jadi aku harus pompa, sampe begitu banyak terus sakit."

"Nah disaat enggak pompa ASI udah naik itu bikin sakit, jadi bayangin itu enggak keluar, namanya ada bakteri kuman terus jadi infeksi namanya Mastitis," ungkap Nagita

Selain itu, Nagita juga mengalami berbagai gejala seperti pembengkakan payudara, ASI miliknya yang berubah menjadi warna hijau. Bahkan istri Raffi Ahmad ini juga mengaku kalau rasa sakit dari infeksi mastitis yang dialaminya itu lebih parah dari proses melahirkan.

"Rasanya lebih sakit daripada lahiran. Aku udah sampai batu terus keluarnya udah hijau. payudaranya udah merah udah keras kayak batu, harus minum antibiotik, jadi Rafathar tuh setiap dua bulan sekali kayak gitu, itu karena pompa," sambungnya.

Perlu diketahui, mastitis sendiri memang kondisi yang kerap kali dialami ibu hamil. Melansir laman Mayo Clinic, mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara sehingga menyebabkan pembengkakan, kemerahan, serta demam pada ibu menyusui.

Mastitis ini sendiri terjadi karena adanya infeksi bakteri pada bagian payudara. Biasanya, bakteri tersebut menempel pada payudara atau berasal dari mulut bayi.

Sementara itu, penyebab lainnya yaitu adanya penyumbatan ASI. Saluran ASI yang tersumbat ini sendiri membuat payudara membengkan dan infeksi sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Gejala yang timbul sendiri juga beragam, mulai dari pembengkakan, demam, rasa sakit pada payudara, kemerahan, dan lain-lain. Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, terdapat beberapa perawatan yang dapat dilakukan, di antaranya sebagai berikut:

Mengonsumsi Obat-obat
Salah satu perawatan untuk ibu yang mengalami mastitis yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan. Beberapa obat yang biasa dikonsumsi yaitu:

1. Antibiotik
Biasanya, para ibu akan diberikan antibiotik. Obat ini digunakan agar kondisi tersebut tidak kambuh.

Namun, jika kondisi tidak membaik, ibu hamil disarankan untuk mengunjungi dokter agar mendapat perawatan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad Janji Lunasi Utang Marshanda di RSJ, Nagita Slavina kok Nggak Tahu

Raffi Ahmad Janji Lunasi Utang Marshanda di RSJ, Nagita Slavina kok Nggak Tahu

| Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:45 WIB

Dapat Komentar Nyinyir Usai Melahirkan, Ria Ricis Sempat Alami Baby Blues

Dapat Komentar Nyinyir Usai Melahirkan, Ria Ricis Sempat Alami Baby Blues

Entertainment | Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:00 WIB

Bantu Lunasi Utang Marshanda, Raffi Ahmad Ternyata Tak Beri Tahu Nagita Slavina

Bantu Lunasi Utang Marshanda, Raffi Ahmad Ternyata Tak Beri Tahu Nagita Slavina

Entertainment | Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB