Pakai Korset Setelah Melahirkan Bisa Kecilkan Perut? Ini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:50 WIB
Pakai Korset Setelah Melahirkan Bisa Kecilkan Perut? Ini Penjelasannya
ilustrasi hamil, kehamilan, bayi. [Envato Elements]

Suara.com - Keadaan perut yang masih tampak buncit setelah melahirkan seringkali menjadi sesuatu yang dikeluhkan oleh banyak ibu. 

Hal ini membuat pemakaian korset setelah melahirkan menjadi salah satu pilihan banyak ibu yang ingin mengembalikan bentuk perut mereka kembali seperti semula.

Namun sebenarnya, apakah pemakaian korset setelah melahirkan aman dan efektif? Untuk menjawab hal tersebut, dr Clarin Hayes dalam sebuah video di TikToknya menjelaskan jika hal tersebut masih menjadi kontroversi.

Pasalnya, selama kehamilan organ kita bergerak dan berubah untuk memberikan ruang bagi bayi yang sedang tumbuh, termasuk otot dinding perut yang meregang.

"Hormon kehamilan juga membuat otot dasar panggul kita jadi lebih rileks. Jadi sebenernya masih agak kontroversi ya korset post partum ini, gak dilarang tapi juga gak disarankan." pungkas dokter yang juga dikenal sebagai influencer ini.

Meski begitu, pemakaian korset setelah melahirkan memiliki manfaat tersendiri. Di antaranya membantu aliran darah, membantu menghilangkan rasa sakit, membantu ibu lebih mudah bergerak, membantu penyembuhan otot dan sayatan, membantu postur, mendukung dasar panggul hingga pembengkakn pascaoperasi.

Namun, korset setelah melahirkan tidak efektif untuk membakar lemak dan membuat perut lebih kecil. Perannya kata dr Clarin hanyalah membantu otot dinding perut kembali ke tempat semula, supaya penyembuhannya jadi lebih baik setelah melahirkan.

"Tapi korset bukan faktor satu-satunya, karena ini juga dipengaruhi nutrisi ibu, healing time para moms sendiri," pungkasnya.

Sementara untuk menbuat perut lebih kecil, ibu juga harus membarenginya dengan rutin olahraga untuk melatih otot perut dan kembalikan postur tubuh yang normal, makan makanan yang sehat untuk mencapai berat badan yang ideal atau menyusui bayi secara teratur untuk menyeimbangkan hormon dan membantu menurunkan berat badan,

baca juga

Saat memilih memakai korset pun. pemakaiannya harus lebih diperhatikan. dr Clarin mengatakan jika pemakaian korset tidak boleh terlalu kencang dan lama.

"Dan cuma 2-6 minggu aja ga boleh terlalu lama. karena emang justru malah bikin otot perut dan pinggang jadi lemah karena dibantu terus-terusan oleh korset dalam menyangga tubuh," pesan dia.

Jadi sebelum memakai korset setelah melahirkan, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter, terlebih untuk ibu yang baru saja melakukan operasi caesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Potret Bopak Castello dan Istri, Sang Istri Sempat Dituding Cari Popularitas

9 Potret Bopak Castello dan Istri, Sang Istri Sempat Dituding Cari Popularitas

Entertainment | Senin, 15 Agustus 2022 | 18:59 WIB

Tiga Olahraga ini Bantu Mengecilkan Perut, Apa Saja Ya?

Tiga Olahraga ini Bantu Mengecilkan Perut, Apa Saja Ya?

Bandung | Senin, 15 Agustus 2022 | 18:02 WIB

Penderita HIV/AIDS Melahirkan di RSUD Tugurejo Semarang, Didoakan Mendapat Hidayah

Penderita HIV/AIDS Melahirkan di RSUD Tugurejo Semarang, Didoakan Mendapat Hidayah

Purwokerto | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:59 WIB

Terkini

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

×