Banyak Anak Muda Menunda untuk Punya Buah Hati: Apakah Ada Dampaknya?

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:07 WIB
Banyak Anak Muda Menunda untuk Punya Buah Hati: Apakah Ada Dampaknya?
Ilustrasi orangtua dan anak (Gustavo Fring/pexels)

Suara.com - Dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi perubahan besar dalam keinginan anak muda untuk menjadi orangtua. Kebanyakan mereka berniat untuk fokus pada pengembangan diri dan karier.

Meningkatnya harapan hidup, penundaan usia menikah, berbagai faktor sosial ekonomi, dan perubahan peran perempuan secara keseluruhan di masyarakat, telah mendorong anak muda mulai berkeluarga di usia yang lebih tua.

Pergeseran proses berpikir mengakibatkan rata-rata usia orangtua baik laki-laki maupun perempuan masing-masing 40 dan 35 tahun.

Dampak menjadi orangtua di usia yang lebih tua

Banyak penelitian menyoroti penurunan kesuburan dan kelahiran cukup bulan dalam konsepsi alami pada orang yang menjadi orangtua di usia tua.

Ilustrasi orangtua bersama anak-anaknya (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi orangtua bersama anak-anaknya (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Gaya hidup, stres terkait pekerjaan, dan perubahan metabolisme, telah menyebabkan masalah kesehatan kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, komplikasi saat hamil, keguguran sebelum 20 minggu, dan cacat lahir, dilansir The Health Site.

Aspek yang perlu diperhatikan adalah penurunan angka fertilitas secara global sejak lima dekade terakhir, yakni 4,74 (kelahiran per wanita) pada tahun 1970 menjadi 2,42 pada 2022.

Artinya, ada penurunan sebesar 2,32, yang setara dengan 50 persen, dalam angka fertilitas.

Hal itu menunjukkan masyarakat sudah mulai menunda untuk melahirkan demi memprioritaskan aspek kehidupan lainnya.

Baca Juga: Masih Muda, Bharada E Ingin Menikah dan Kembali Bekerja di Kepolisian

Meski waktu untuk memiliki anak adalah pilihan pribadi, tetapi calon orangtua juga pernah menyadari konsekuensi potensial yang mungkin terjadi bila melahirkan di usia tua.

Jadi, kapan waktu yang tepat untuk menjadi orangtua?

Tidak ada satu angka yang tepat, mengasuh anak di usia berapa pun memiliki manfaat dan tantangan tersendiri.

Orang yang menjadi orangtua di usia muda tidak akan memiliki banyak pengalaman pada beberapa aspek kehidupan, tetapi mereka memiliki banyak energi untuk mengatasinya.

Sementara orang yang menjadi orangtua di usia yang lebih tua akan memiliki banyak pengalaman untuk lebih tenang dan dewasa ketika berhadapan dengan masalah, tetapi risikonya pada kesuburan.

Jadi, Anda harus mencoba memilih waktu yang tidak terlalu dini maupun terlambat. Berapa pun usia yang dipilih, harus tetap menyadari potensi tantangannya sehingga Anda akan lebih siap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI