CDC Hapus Aturan Isoman Covid-19, Indonesia Bagaimana?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:05 WIB
CDC Hapus Aturan Isoman Covid-19, Indonesia Bagaimana?
Ilustrasi isolasi mandiri.(Pexels/Nandhu Kumar)

Suara.com - Banyak negara sudah menganggap Covid-19 seperti flu biasa. Bahkan beberapa negara sudah berani tidak mewajibkan pemakaian masker.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tidak lagi merekomendasikan isolasi mandiri (isoman). Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Mohammad Syahril mengatakan bahwa Indonesia tetap berpegang teguh pada aturan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang masih menyatakan Covid-19 sebagai pandemi.

"Dari WHO itu sudah mendeclare pandemi. Belum ada declare pencabutan pandemi. Emang ada beberapa negara buat kebijakan sendiri melonggarkan masker dan isoman. Itu pertimbangan masing-masing negara dan itu sesuai kondisi negara tersebut," ujar dr. Syahril saat konferensi pers, Kamis (18/8/2022).

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Selain mengikuti WHO, Indonesia belum mencabut aturan isoman untuk berhati-hati. Apalagi kepedulian dan kesadaran masyarakat pada kesehatan belum sebaik negara maju seperti Amerika. Terlebih isoman dinilai efektif untuk menurunkan risiko menularkan Covid-19 di masyarakat.

"Tentang isoman kita masih lakukan ini dengan maksud mengurangi transmisi penulatan. Apalagi negara maju itu masyarakat sadar langsung lakukan isoman sendiri selama 5 sampai 7 hari setelah pergi dari luar negeri," ungkap dr. Syahril.

Adapun di Indonesia masih menerapkan isoman selama 5 hingga 7 hari, setelah dinyatakan positif Covid-19 lewat tes antigen dan PCR.

"Alasan perubahan kebijakan tersebut setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 di negara tersebut yang semakin terkendali. Populasi AS sendiri pun sudah banyak yang mendapatkan vaksinasi Covid-19," tutup dr. Syahril.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) umumkan perubahan rekomendasi isoman Covid-19.

CDC mengatakan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 tidak perlu karantina atau isolasi mandiri. Ditambah, aturan ini juga berlaku bagi orang terinfeksi Covid-19 dan belum divaksinasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berisiko Sebarkan COVID-19, Publik Sarankan Tur SUMMER SWAG 2022 Dihentikan

Berisiko Sebarkan COVID-19, Publik Sarankan Tur SUMMER SWAG 2022 Dihentikan

Your Say | Kamis, 18 Agustus 2022 | 14:24 WIB

Ada Siswa Covid-19 Saat PTM, Disdik Sleman: Tak Lantas Sekolah Langsung Ditutup

Ada Siswa Covid-19 Saat PTM, Disdik Sleman: Tak Lantas Sekolah Langsung Ditutup

Jogja | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:27 WIB

CEK FAKTA: Setiap Orang Harus Vaksin Covid-19 Tiap 6 Bulan Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

CEK FAKTA: Setiap Orang Harus Vaksin Covid-19 Tiap 6 Bulan Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

Hits | Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB