Atta Halilintar Dilarikan ke Rumah Sakit karena DBD, Kenali Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 15:01 WIB
Atta Halilintar Dilarikan ke Rumah Sakit karena DBD, Kenali Gejalanya!
Atta Halilintar Dirawat di Rumah Sakit. [Instagram]

Suara.com - Atta Halilintar dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani rawat inap pada Jumat (19/8/2022). Melalui unggahan Instagramnya, Atta Halilintar mengaku tidak pernah mau ke rumah sakit jika tidak disuruh istrinya, Aurel Hermansyah.

Atta Halilintar pun mengunggah Instagram Story yang memperlihatkan istrinya sedang menemani di rumah sakit. Dalam unggahannya itu, Atta Halilintar pun mengatakan bahwa dirinya menderita DBD.

"Love of my life. Nggak pernah mau ke rumah sakit, tapi dipaksa sama istri. Karena, DBD bahaya kalau dirawat di rumah," kata Atta Halilintar dalam IG story-nya.

DBD adalah singkatan dari demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari 4 jenis virus dengue.

Dulu, DBD sempat disebut sebagai penyakit break bone, karena gejalanya menyebabkan nyeri sendi dan otot yang membuat tulang retak.

Demam berdarah yang bersifat ringan bisa menyebabkan demam dan gejala menyerupai flu. Tapi, penyakit ini bisa berkembang menjadi demam berdarah dengue dengan tingkat keparahan lebih serius.

Gejala Demam Berdarah

Gejala demam berdarah mungkin bervariasi pada setiap pasien, tergantung pada tingkat keparahan dan fase DBD yang dilewati.

Dilansir dari Hello Sehat, gejala DBD akan muncul dalam waktu 4-10 hari setelah digigit nyamuk Aedes pertama kali. Berikut ini, gejala umum demam berdarah.

  1. Demam tinggi hingga 40 derajat Celcius
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri otot, tulang dan sendi
  4. Mual dan muntah
  5. Sakit di belakang mata
  6. Pembengkakan kelenjar getah bening
  7. Ruam kulit

Gejala di atas akan membaik dalam waktu 1 minggu. Tapi, ada kamungkinan gejala berkembang semakin parah dan mengancam jiwa.

Demam berdarah biasanya terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang terinfeksi kedua kalinya. Penyakit ini bisa berakibat fatal, terutama pada anak-anak dan dewasa muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ameena Idap Dermatitis Atopik, Aurel Hermansyah Sebut Itu Penyakit Keturunan

Ameena Idap Dermatitis Atopik, Aurel Hermansyah Sebut Itu Penyakit Keturunan

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 12:43 WIB

Perpanjang Kontrak Dengan Pendekar United, Ricardinho Gunakan Nomor Punggung Ini

Perpanjang Kontrak Dengan Pendekar United, Ricardinho Gunakan Nomor Punggung Ini

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Ayah Atta Halilintar Akhirnya Direspons Kemenkumham Karena Gugatan Merek Gen Halilintar

Ayah Atta Halilintar Akhirnya Direspons Kemenkumham Karena Gugatan Merek Gen Halilintar

Bali | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 08:07 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB