Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:43 WIB
Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air
ilustrasi cacar monyet alias monkeypox. (Dok. Envato)

Suara.com - Setelah terdapat beberapa suspek yang negatif, Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan adanya satu kasus konfrimasi positif cacar monyet di Jakarta.

Kasus positif ini sendiri terjadi pada pasien berusia 27 tahun setelah kembali dari perjalanannya ke luar negeri. Hal ini sendiri dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril pada konferensi pers, Sabtu (20/8/2022).

"Hari ini ada satu terkonfirmasi dari Jakarta, baru satu berusia 27 tahun, dapat laporan pemeriksaan PCR tadi malam," ujar Syahril pada konferensi pers, Sabtu (20/8/2022).

Ilustrasi Cacar Monyet (Shutterstock)
Ilustrasi Cacar Monyet (Shutterstock)

Dikatakan, pasien terkonfirmasi mengalami beberapa gejala seperti pembengkakan kelenjar di leher, dan mengalami ruam di tangan, kaki, leher, wajah dan di area genital. Meskipun demikian, Syahril menuturkan jika kondisi pasien masih mengalami gejala ringan sehingga tidak memerlukan perawatan intensif.

Pasien sendiri saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Sementara itu, gejala yang dialami pasien ini sendiri sudah dirasakan sejak 14 Agustus lalu. Oleh karena itu, setelah diperiksa dengan PCR cacar monyet, pasien dikonfirmasi positif.

"Saat ini keadaan pasien baik-baik saja, dalam istilah Covid-19 gejala ringan, pasien tidak perlu dirawat cukup isoman di rumah," jelas Syahril.

Seperti yang diketahui, cacar monyet ini sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus sehingga penderita mengalami bintil bernanah dan menjadi luka meradang. Kondisi gejala yang dialami juga mirip seperti penyakit cacar air biasanya.

Meskipun mirip, kedua penyakit ini berbeda. Mengutip laman Hellosehat, berikut 5 perbedaan cacar monyet dan cacar air yang harus orang-orang ketahui.

1. Penyebab

baca juga

Cacar air. Penyakit yang satu ini sendiri disebabkan jenis virus herpes bernama varicella-zoster. Virus ini menjadi jenis yang sama menyebabkan penyakit cacar ular.

Cacar monyet. Untuk ccacar monyet sendiri disebabkan oleh virus monkeypox yang berasa dari genus orthopoxvirus.

2. Gejala

Cacar air. Untuk penyakit cacar air, gejala yang muncul yaitu ruam kulit yang berubah menjadi lepih berisi cairan. Nantinya lepuh tersebut akan berubah menjadi koran pada fase proses penyembuhan.

Biasanya ruam yang muncul ini sendiri menyebar pada bagian tubuh seperti dada, punggung, wajah, bahkan, mulu, kelopak mata, hingga alat kelamin.

Cacar monyet. Untuk cacar monyet sendiri gejala yang muncul yaitu ruam seperti cacar air. Hanya saja nantinya akan bernanah dan menyebabkan luka. Kondisi ini sendiri biasanya berawal pada bagian wajah dan mulut lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Tidak hanya itu, cacar monyet juga akan menyebabkan penderitanya mengalami pembengkakan pada kelenjar getah benting. Biasanya kondisi ini terjadi pada area ketiak, selangkangan, dan leher.

3. Penularan

Cacar air. Untuk cacar air akan sangat mudah menular antarmanusia. Apalagi, jika orang tersebut belum pernah mengalami penyakit ini. Biasanya penularannya ini melalui kontak langsung, menghirup udara, atau percikan cairan dari penderita.

Cacar monyet. Sementara itu, untuk cacar monyet penularannya juga mirip dengan cacar air. Namun, cacar monyet tidak mudah menular antarmanusia. Namun, jika kontak yang dilakukan cukup intim seperti seks, ciuman, atau pelukan dapat meningkatkan risiko penularan.

Selain itu, menyentuh luka dari penderita juga bisa menyebabkan infeksi, terutama jika tidak mencuci tangan setelahnya.

4. Tingkat keparahan

Cacar air. Untuk penderita cacar air biasanya gejala akan membaik dalam kurun waktu 4-7 hari. Kondisi komplikasi sendiri juga bisa terjadi. Namun, hal tersebut jarang terjadi, terutama pada penderita yang telah melakukan vaksinasi.

Cacar monyet. Untuk cacar monyet biasanya gejala yang dialami cukup lama. Cacar monyet sendiri dapat bertahan sekitar 2-4 minggu. Parahnya di Afrika kondisi ini juga menyebabkan kematian pada seseorang.

5. Penyebaran

Cacar air. Untuk cacar air kondisi penyakit yang satu ini sudah ditemukan di seluruh dunia. Biasanya, hampir setiap orang pernah mengalami kondisi ini satu kali dalam hidupnya.

Cacar monyet. Untuk cacar monyet ini sendiri banyak dialami di wilayah Afrika Tengah dan Barat. Namun, penyakit ini sudah mulai menyebar luas di berbagai wilayah Eropa dan Asia, termasuk Indonesia yang baru terkonfirmasi Sabtu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

Banyak RS Akreditasi Paripurna Tapi Nakes Terlantar! Sistem Penilaian akan Dirombak Total

News | Senin, 14 September 2026 | 15:17 WIB

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 09:39 WIB

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

Bendung Badai Penyakit Kronis, Pakar Sarankan Kemenkes Perketat Aturan di Hulu

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati

Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×