Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah

Vania Rossa

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:56 WIB
Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Kemenkes Siapkan Aturan PJJ untuk Anak Sekolah
Karhutla di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU]
baca 10 detik
  • Kemenkes menyiapkan surat edaran pada Rabu 26 Agustus 2026 untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh demi melindungi siswa dari karhutla.
  • Kebijakan pembelajaran jarak jauh diterapkan berdasarkan peningkatan Indeks Standar Pencemar Udara di berbagai wilayah terdampak asap karhutla yang berbahaya.
  • Pemerintah daerah bersama orang tua diminta memantau kualitas udara serta mengurangi aktivitas luar ruangan untuk mencegah gangguan kesehatan anak.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang menyiapkan surat edaran terkait pengurangan aktivitas luar ruangan, termasuk pembelajaran jarak jauh (PJJ), ketika kualitas udara memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes, dr Then Suyanti, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk mendorong penerapan PJJ tersebut.

“Jadi memang surat edaran sedang kita siapkan, mungkin dalam dua hari ini kita akan terbit surat edaran tersebut dari sekjen,” kata Then di Jakarta, Rabu (26/8/2026), dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan, langkah tersebut disiapkan untuk melindungi kelompok rentan dari dampak asap karhutla.

Then mengatakan sebelumnya telah ada surat edaran Menteri Lingkungan Hidup kepada para gubernur, wali kota, dan bupati terkait pemantauan situasi kualitas udara.

Dalam surat tersebut, sekolah disarankan tidak melakukan pembelajaran tatap muka ketika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) meningkat.

“Disarankan untuk, sama ya, bahwa untuk sekolah diharapkan tidak perlu tatap muka dengan kondisi ISPU yang meningkat,” ujarnya.

Sejumlah Wilayah Catat ISPU Tinggi

Berdasarkan data per 22 Agustus, intensitas karhutla tertinggi ditemukan di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan sejumlah daerah lainnya.

baca juga

Sementara berdasarkan data ISPU yang dipantau Kemenkes pada Rabu (26/8) sekitar pukul 05.00 WIB dari 17 stasiun, terdapat sejumlah wilayah dengan kondisi udara yang masuk kategori berbahaya.

Then menyebut nilai ISPU di Kabupaten Muaro Jambi mencapai 302. Sementara itu, ISPU di Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencapai 573.

“Ini berbahaya,” kata Then.

Sebagai gambaran, nilai ISPU 0-50 menunjukkan kualitas udara yang baik. Sementara skor 201-300 menunjukkan kualitas udara sangat tidak sehat dan dapat meningkatkan risiko kesehatan.

PM2,5 Jadi Perhatian

Then mengatakan tingginya kandungan PM2,5 menjadi salah satu perhatian karena tingkat paparannya sangat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuding Oknum Investor Sengaja Bakar Hutan, Petrus Natalis Bela Peladang Dayak Soal Karhutla

Tuding Oknum Investor Sengaja Bakar Hutan, Petrus Natalis Bela Peladang Dayak Soal Karhutla

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:59 WIB

3 Hari Dilanda Karhutla, Lahan Gambut Tanjab Timur Terus Diburu Api

3 Hari Dilanda Karhutla, Lahan Gambut Tanjab Timur Terus Diburu Api

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Perintah Prabowo ke Menhut Raja Juli: Urus Karhutla Jangan Omon-omon, Harus Aksi Nyata

Perintah Prabowo ke Menhut Raja Juli: Urus Karhutla Jangan Omon-omon, Harus Aksi Nyata

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Terkini

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

×