Karyawan Perusahaan Ini Harus Makan Telur Mentah Jika Tak Capai Target, Padahal Berbahaya!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:56 WIB
Karyawan Perusahaan Ini Harus Makan Telur Mentah Jika Tak Capai Target, Padahal Berbahaya!
Ilustrasi telur mentah. (Pixabay.com)

Suara.com - Sebuah perusahaan di China telah memicu kontroversi setelah memaksa karyawan memakan telur mentah sebagai hukuman karena tidak memenuhi target.

Insiden ini berawal ketka seorang mahasiswa tahun kedua bermarga Du mengeluh di media sosial tentang kerjaannya selama magang di perusahaan teknologi Zhengzhou.

Du mengklaim perusahaan tersebut memiliki aturan yang aneh, di mana karyawan harus memakan telur mentah bila tidak memenuhi target pesanan dalam jangka waktu tertentu atau gagal memenuhi target menajemen.

Du mengaku program magangnya diputus karena menolak mematuhi aturan tersebut.

Perusahaan juga memaksanya menulis 'alasan pribadi' sebagai penyebab dirinya mengakhiri masa magang, agar perusahaan terbebas dari tanggung jawab apa pun.

Video karyawan menelan telur mentah (YouTube)
Video karyawan menelan telur mentah (YouTube)

Pengungkapan Du memicu kemarahan warganet, lapor Oddity Central.

Lalu, muncul sebuah video yang memperlihatkan beberapa karyawan dari perusahaan tersebut sedang memakan telur mentah. Dalam video, mereka tampak mual ketika berusaha menelannya.

Warganet menyebut praktik tersebut sebagai hal yang tidak manusiawi, memperingatkan bahaya telur mentah dam menyerukan mereka harus segera diadili.

Tetapi perusahaan tidak mengindahkan kritikan warganet. Mereka justru mengklaim bahwa memakan telur mentah sudah jelas diatur dalam pedoman karyawan.

baca juga

Sementara dalam keterangan lainnya, Du mengklarifikasi bahwa mengonsumsi telur mentah bisa menjadi bentuk motivasi dari perusahaan kepada para karyawan.

"Karyawan bertanggung jawab atas hasil dalam proses penjualan, dan penghargaan dan hukuman juga didefinisikan dengan jelas dalam proses implementasi," kata perusahaan.

Memakan telur mentah tentu memiliki dampak negatif, yakni risiko infeksi bakteri Salmonella.

Umumnya bakteri tersebut terdapat pada cangkang telur dan dapat mengontaminasi telur melalui retakan kecil yang tidak terlihat.

Terinfeksi bakteri Salmonella dapat menyebabkan keracunan makanan dan tifus. Gejalanya berupa diare, mual, muntah, sakit perut, hingga demam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nenek Ini Mengklaim Campuran Bir dan Telur Mentah Membuatnya Bisa Bertahan Hidup hingga Kini

Nenek Ini Mengklaim Campuran Bir dan Telur Mentah Membuatnya Bisa Bertahan Hidup hingga Kini

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 12:40 WIB

Yuk Kenali 3 Bahaya Mengonsumsi Telur Mentah!

Yuk Kenali 3 Bahaya Mengonsumsi Telur Mentah!

Your Say | Selasa, 26 Juli 2022 | 20:48 WIB

Hati-hati, Konsumsi Telur Mentah Berdampak Buruk untuk Kesehatan

Hati-hati, Konsumsi Telur Mentah Berdampak Buruk untuk Kesehatan

Sumut | Selasa, 19 April 2022 | 14:24 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×