Remaja Sulit Kontrol Rasa Marah karena Puber, Orangtua Bisa Coba 4 Trik Ini

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Rabu, 24 Agustus 2022 | 18:44 WIB
Remaja Sulit Kontrol Rasa Marah karena Puber, Orangtua Bisa Coba 4 Trik Ini
Pubertas. [Shitterstock]

Suara.com - Masa puber sering kali membuat para remaja sulit untuk mengontrol emosi yang ada pada dirinya. Hal ini yang membuat beberapa remaja sering mengalami masalah mengontrol rasa marah.

Parahnya, pada beberapa kasus sendiri remaja pubertas yang sulit mengontrol rasa marah justru melakukan hal-hal negatif seperti merusak barang atau fasilitas, serta mogok untuk makan dan minum.

Kondisi remaja yang sulit mengontrol rasa marah ini harus bisa ditangani agar tidak memberikan dampak berkepanjangan. Salah satu yang memiliki kontrol terhadap masalah ini sendiri yaitu orang tua.

Ilustrasi anak marah (pexels.com/mohamed abdelghaffar)
Ilustrasi anak marah (pexels.com/mohamed abdelghaffar)

Orang tua menjadi pendukung utama untuk para remaja mengontrol emosi yang ada pada dirinya. Untuk mendorong para remaja mengontrol emosi atau rasa marahnya, orang tua dapat melakukan berbagai hal.

Melansir laman News18, berikut terdapat beberapa cara untuk para orang tua membantu remaja mengontrol amarahnya.

Ajak untuk lebih ekspresif

Terkadang rasa marah yang muncul pada remaja terjadi karena perasaan kesal yang dipendam. Hal tersebut yang membuat remaja meledak-ledak ketika marah karena ia akan meluapkan segalanya.

Untuk itu, orang tua dapat mengajak anak remajanya lebih ekspresi terhadap hal-hal yang mengganggu sisi emosionalnya. Dengan begitu, rasa marah yang dimiliki para remaja akan berkurang dan tidak agresif.

Ajarkan cara menyelesaikan masalah

baca juga

Salah satu hal yang dapat membantu remaja mengontrol amarahnya yaitu mengajarkan cara menyelesaikan masalah. Orang tua dapat mengajarkan bagaimana anak harus bisa menghadapi berbagai situasi dan menyelesaikan permasalahan yang ada.

Hal ini akan membuat remaja berusaha menganalisis masalah dan menyelesaikannya dibandingkan meluapkan emosi dengan cara marah-marah dan agresif.

Jangan mentolerir sikap agresif

Beberapa orang tua memilih untuk membiarkan sikap anak yang agresif ketika sedang emosi. Padahal, hal ini justru akan membuat anak semakin merasa bebas dan akan melakukannya terus menerus.

Untuk itu, orang tua diharapkan untuk tidak mentolerir sikap agresif anak. Orang tua harus bisa mengontrol dan menjelaskan jika mereka mencintai anak-anaknya itu.

Beri contoh yang baik

Menjelaskan kepada anak tentang mengontrol emosi, tetapi tidak diikuti contoh yang baik dari orang tua sama saja bohong. Oleh karena itu, orang tua juga harus bisa mengontrol emosi pada dirinya sendiri. Dengan begitu anak akan melihat bagaimana orang tua meredam perasaan marah pada dirinya. Anak juga akan termotivasi untuk melakukan hal yang sama.

Beri jeda

Terkadang ketika emosi anak sedang meluap, nasihat orang tua akan tidak berguna. Oleh karena itu, orang tua dapat menyarankan kepada anak untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Setelah keadaan tenang, orang tua dapat mengajak anak untuk diskusi dan membantu mereka mengontrol emosinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Cegah Iritasi! 4 Low pH Cleanser Buat Remaja untuk Perkuat Skin Barrier

Cegah Iritasi! 4 Low pH Cleanser Buat Remaja untuk Perkuat Skin Barrier

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Apakah Bedak Marcks Aman untuk Kulit Remaja dan Ibu Hamil? Ini Penjelasannya

Apakah Bedak Marcks Aman untuk Kulit Remaja dan Ibu Hamil? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bukan Cuma Paris, Warga di 4 Negara Kesal dengan Pemerintah karena Beban Biaya Hidup Makin Gila

Bukan Cuma Paris, Warga di 4 Negara Kesal dengan Pemerintah karena Beban Biaya Hidup Makin Gila

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Gelanggang Anterra: Perjalanan Remaja Tanpa Sihir Menantang Hierarki Dunia

Gelanggang Anterra: Perjalanan Remaja Tanpa Sihir Menantang Hierarki Dunia

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

Pembunuhan Sadis Remaja di Pinang Ranti: Pelaku Kuras Harta Korban Buat Bayar Utang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kisah Remaja di Kampung Ambon Pakai Narkoba Dua Kali Seminggu, Polisi Tempuh Jalur Rehabilitasi

Kisah Remaja di Kampung Ambon Pakai Narkoba Dua Kali Seminggu, Polisi Tempuh Jalur Rehabilitasi

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×