Bayi Tak Langsung Menangis Saat Dilahirkan, Ini Kata Dokter

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 20:40 WIB
Bayi Tak Langsung Menangis Saat Dilahirkan, Ini Kata Dokter
Ilustrasi bayi menangis (Pixabay.com)

Suara.com - Umumnya, bayi langsung menangis ketika dilahirkan. Tapi, ada beberapa bayi yang tidak langsung menangis saat dilahirkan.

Dr. Yvonne Bohn , seorang OB-GYN di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, mengatakan bayi yang tidak langsung menangis saat dilahirkan mungkin dibius oleh obat pereda nyeri, terlilit tali pusar di leher dan ketika ibunya terlalu lama mengejan.

Semua kondisi itu bisa mengurangi sirkualsi oksigen ke bayi, sehingga mereka tidak langsung menangis saat dilahirkan.

"Terkadang, bayi membutuhkan waktu transisi setelah lahir untuk keluar dari kehidupan di dalam rahim. Selama bayi memiliki detak jantung yang baik, tonus otot yang baik dan warna, rangisan mungkin akan tertunda," kata Dr Bohn dikutip dari Romper.

Bohn mengatakan tim medis biasanya akan melakukan hal-hal yang membantu merangsang bayi dan membuatnya menangis, seperti menggosok punggung dengan kuat, mengeringkan bayi dan menyedit cairan dari mulut dan hidung.

Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)
Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)

Dr. Allison Hill, seorang OB-GYN bersertifikat mengatakan ketika bayi pertama kali lahir, mereka menangis karena terkena ruangan yang dingin dan sensasi yang tidak biasa.

"Menangis berfungsi mengembangkan paru-paru bayi dan mengeluarkan lendir dan cairan ketuban," ujarnya.

Abby Reichardt, seorang mahasiswi bidan di The Florida School of Traditional Midwifery, menambahkan bahwa bayi tidak perlu menangis jika pernapasan dan detak jantungnya normal.

"Tapi, itu menenangkan ketika mereka menangis karena itu biasanya berarti mereka bernafas dengan baik," katanya.

Bayi yang dapat melakukan kontak langsung dan lama dengan ibunya cenderung menangis lebih sedikit daripada bayi yang dipisahkan dari ibu mereka saat lahir untuk segera dimandikan, diukur, atau dipantau.

"Suhu, kecerahan, atau volume di dalam ruangan juga dapat memengaruhi respons mereka. Memiliki ruangan yang hangat, lampu redup, dan suara yang tenang dapat membantu transisi bayi dengan lebih lembut," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggal Suapan Terakhir, Warganet Temukan Benda Mirip Bayi Tikus di Makanan

Tinggal Suapan Terakhir, Warganet Temukan Benda Mirip Bayi Tikus di Makanan

Hits | Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:49 WIB

Idaman Banget! Wanita Ungkap Punya Tetangga Super Baik, Selalu Antar Masakan sampai Rela Ikut Urus Bayi Rewel

Idaman Banget! Wanita Ungkap Punya Tetangga Super Baik, Selalu Antar Masakan sampai Rela Ikut Urus Bayi Rewel

Bogor | Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:19 WIB

Dokter Sarankan Orang Tua Ganti Popok Bayi Empat Jam Sekali, Ini Alasannya

Dokter Sarankan Orang Tua Ganti Popok Bayi Empat Jam Sekali, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 25 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB