Waspada! Cermati Ciri-ciri HIV AIDS Penyakit Berbahaya yang Ditakuti

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:40 WIB
Waspada! Cermati Ciri-ciri HIV AIDS Penyakit Berbahaya yang Ditakuti
Ciri-Ciri HIV AIDS (unsplash)

Suara.com - Sebagai salah satu virus yang berbahaya, virus HIV mampu menurunkan daya tahan tubuh seseorang secara signifikan. Jika sudah seperti ini, maka HIV dapat berlanjut hingga mencapai tahap AIDS yang tentunya lebih berbahaya lagi. Maka dari itu, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri HIV AIDS, di mana dalam prosesnya, setiap penderita bisa memiliki ciri-ciri HIV AIDS yang berbeda pada masing-masing tahapannya.

Bahkan, ada banyak di antara penderitanya yang jarang menyadari ketika ia terjangkit HIV. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir karena pada penjelasan di bawah ini akan dijabarkan ciri-ciri HIV AIDS berdasarkan tahapannya. Simak baik-baik! 

Apa itu HIV AIDS

Infeksi HIV disebabkan oleh human immunodeficiency virus atau yang sering dikenal dengan sebutan virus HIV. Ketika memasuki tubuh manusia, maka virus ini akan melemahkan kekebalan tubuh, menjadikannya lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Virus ini juga bisa langsung mengganggu organ tubuh penderitanya.

Seseorang bisa mengalami HIV dan juga AIDS (acquired immune deficiency syndrome) sekaligus, atau bisa saja mengalami HIV, namun tidak mengalami AIDS di kemudian hari. Faktor yang paling menentukan hal ini adalah ada atau tidaknya penanganan yang tepat dan cepat terkait infeksi yang dialami.

Apa Saja Ciri-ciri HIV AIDS? 

Berdasarkan perkembangannya, ciri-ciri HIV AIDS dapat terlihat dalam beberapa tahapan, mulai dari tahapan pertama yaitu tahap infeksi HIV akut, tahap infeksi HIV kronis, hingga tahap AIDS. Untuk lebih jelasnya lagi, langsung saja simak penjelasan mengenai gejala dari masing-masing tahapan tersebut.

1. Tahap Infeksi Akut

Di tahapan pertama setelah beberapa bulan seseorang terinfeksi HIV, ada beberapa gejala yang ditunjukkan, di mana daya tahan tubuh akan mulai membentuk antibodi yang nantinya digunakan untuk melawan virus.

Gejala yang muncul sering kali dianggap sepele karena mirip seperti flu, hanya saja gejala yang sempat menghilang dapat tiba-tiba muncul kembali. Pada tahapan ini, virus HIV yang berada dalam tubuh sudah cukup tinggi, sehingga akan memudahkan penularan infeksi. Adapun beberapa gejala yang dapat ditunjukkan yaitu:

  • Demam yang disertai menggigil
  • Timbulnya ruam pada kulit
  • Mual dan muntah
  • Sendi dan otot terasa nyeri
  • Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening
  • Sakit kepala, perut, dan tenggorokan. 

2. Tahap Infeksi HIV Kronis

Pada tahap ini, virus HIV tetap aktif dan terus merusak kekebalan tubuh. Meski begitu, perkembangannya terbilang cukup lambat. Adapun beberapa gejala yang mungkin terlihat di antaranya adalah:

  • Terjadi penurunan berat badan
  • Sering berkeringat di malam hari
  • Batuk-batuk
  • Mual dan muntah
  • Mengalami diare
  • Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening
  • Mengalami herpes zoster
  • Mudah merasa kelelahan
  • Sering mengalami sakit kepala. 

3. Tahap AIDS

Pada tahapan ketiga ini, sistem kekebalan tubuh sudah sepenuhnya rusak dan penderita akan menjadi lebih rentan akan berbagai jenis infeksi. Beberapa gejala yang mungkin tampak di antaranya adalah:

  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Intensitas berkeringat di malam hari semakin meningkat
  • Timbul bercak putih pada beberapa bagian tubuh, mulai dari kelamin, anus, hingga lidah
  • Timbul bintik ungu pada kulit yang tidak dapat hilang
  • Demam berlangsung selama lebih dari 10 hari
  • Terjadi infeksi jamur di tenggorokan, mulut, hingga kelamin
  • Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening 
  • Gangguan saraf
  • Tubuh mudah berdarah dan memar
  • Tubuh mudah merasa lelah, marah, hingga depresi. 

Demikian ulasan mengenai ciri-ciri HIV AIDS berdasarkan tahapannya yang perlu diketahui. Selalu jaga kesehatan dan tetap waspada, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Kaki Charcot? Dokter Minta agar Mewaspadainya

Apa Itu Kaki Charcot? Dokter Minta agar Mewaspadainya

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:47 WIB

Ratusan Mahasiswa Terkena HIV, Wali Kota Bandung Buka Suara

Ratusan Mahasiswa Terkena HIV, Wali Kota Bandung Buka Suara

Jabar | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 11:11 WIB

Hits Health: Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Kak Seto Angkat Bicara Soal Anak Bungsu Ferdy Sambo

Hits Health: Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Kak Seto Angkat Bicara Soal Anak Bungsu Ferdy Sambo

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:40 WIB

Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya

Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya

Sumbar | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB