Seperti Apa Lesi Kulit akibat Cacar Monyet? Ketahui 4 Tahapannya

Yasinta Rahmawati

Senin, 29 Agustus 2022 | 12:22 WIB
Seperti Apa Lesi Kulit akibat Cacar Monyet? Ketahui 4 Tahapannya
Lesi cacar monyet. (Elements Envato)

Suara.com - Gejala cacar monyet atau monkeypox diketahui memunculkan berbagai gejala, seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening hingga munculnya ruam atau lesi kulit.

Lesi kulit ini adalah gejala cacar monyet yang paling umum, dan dapat terlihat mirip dengan jerawat atau lecet.

Dilansir dari Verywell Health, lesi cacar monyet memiliki karakteristik unik yang dapat membantu Anda membedakannya dari kondisi dermatologis lainnya. Namun tentunya penegakan diagnosis harus diperoleh dari tenaga kesehatan yang mengambil sampel.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lesi cacar monyet berkembang melalui empat tahap, yang masing-masing berlangsung sekitar satu hingga dua hari. Tahapan tersebut adalah makula (lesi datar), papular (lesi yang meninggi), vesikular (lesi berisi cairan), pustular (lesi yang meradang dan berisi nanah).

Setelah itu, mereka berkeropeng dan mengelupas. Durasi total penyakit cacar monyet biasanya antara dua hingga empat minggu.

Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Meskipun mereka dapat muncul di mana saja di tubuh, lesi cacar monyet sering diidentifikasi pada alat kelamin, tangan, kaki, dada, dan wajah selama wabah khusus ini. Mereka juga dapat muncul di dalam tubuh di permukaan mukosa seperti mulut, anus, atau vagina.

Di sisi lain, warna cacar monyet dapat bervariasi berdasarkan warna kulit seseorang atau stadium virus. Para ahli melaporkan melihat benjolan opal atau keputihan, tetapi benjolan itu juga bisa lebih merah, merah muda, coklat, atau ungu.

Perlu digarisbawahi bahwa timbulnya gejala cacar monyet mirip dengan flu, yang berarti kemungkinan akan dimulai dengan demam.

Jadi jika Anda melihat ada benjolan atau lepuh baru tetapi merasa sehat, ada kemungkinan besar kulit Anda bereaksi terhadap sesuatu selain cacar monyet.

baca juga

Gejala seperti flu mulai sekitar tiga minggu setelah paparan cacar monyet, dan lesi atau ruam mungkin mulai muncul antara satu hingga empat hari setelah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Konfirmasi 23 Suspek Cacar Monyet di Indonesia

IDI Konfirmasi 23 Suspek Cacar Monyet di Indonesia

Metro | Senin, 29 Agustus 2022 | 00:19 WIB

Serius Hadapi Cacar Monyet, RSUD Dr Soetomo Siapkan Ruangan Khusus

Serius Hadapi Cacar Monyet, RSUD Dr Soetomo Siapkan Ruangan Khusus

Purwokerto | Minggu, 28 Agustus 2022 | 21:01 WIB

Manfaat Konsumsi Ikan Lele Bagi Kesehatan Serta Deretan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Manfaat Konsumsi Ikan Lele Bagi Kesehatan Serta Deretan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Health | Minggu, 28 Agustus 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Semua Komponen Ada di RI, Prabowo Luncurkan Motor Listrik MoLiNas Garapan Anak Bangsa

Semua Komponen Ada di RI, Prabowo Luncurkan Motor Listrik MoLiNas Garapan Anak Bangsa

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni

Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:13 WIB

73 Akun Medsos Sebarkan Berita Bohong Soal Warung Desa Bakal Ditutup Gara-Gara Kopdes

73 Akun Medsos Sebarkan Berita Bohong Soal Warung Desa Bakal Ditutup Gara-Gara Kopdes

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Prabowo Siapkan Skema Tukar Motor Bensin dengan Motor Listrik

Prabowo Siapkan Skema Tukar Motor Bensin dengan Motor Listrik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:11 WIB

4 Sisi Gelap Emily dalam A Rose for Emily yang Bikin Merinding

4 Sisi Gelap Emily dalam A Rose for Emily yang Bikin Merinding

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:10 WIB

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:08 WIB

UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan  Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu

UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Dugaan Deepfake Soal Warung Disuruh Tutup karena Kopdes, Mendes PDT Yandri Lapor Bareskrim

Dugaan Deepfake Soal Warung Disuruh Tutup karena Kopdes, Mendes PDT Yandri Lapor Bareskrim

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!

Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:01 WIB

×