Jubir Kemenkes Ungkap Kondisi Keluarga Pasien yang Positif Cacar Monnyet, Ikut Tertular?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:44 WIB
Jubir Kemenkes Ungkap Kondisi Keluarga Pasien yang Positif Cacar Monnyet, Ikut Tertular?
Lesi cacar monyet. (Elements Envato)

Suara.com - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Mohammad Syahril mengungkapkan, pasien positif cacar monyet sudah mulai membaik. Meski demikian, pasien tersebut masih dalam tahap pemantauan hingga kondisinya benar-benar pulih.

Selain itu, Syahril juga menuturkan, pasien tersebut masih membutuhkan isolasi sebelum bisa dinyatakan sembuh total.

“Untuk kasus (pasien) positif, hingga kini kabarnya sudah membaik, tetapi masih kita isolasi dulu, “ ucap Syahril saat ditemui di Gedung PB IDI, Gedung Dr R Soeharto, Selasa (30/8/2022).

Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Syahril mengatakan, kondisi kesehatan pasien tersebut juga sudah membaik. Luka yang dialami pasien juga sudah mulai mengelupas dan semakin baik.

“Cacarnya juga sudah membaik mengering, sudah mengelupas dan tumbuh kulit baru,” sambungnya.

Sementara itu, Syahril mengungkapkan, kondisi cacar monyet juga akan berbeda dengan Covid 19. Seperti yang diketahui, Covid 19 akan dilakukan PCR terlebih dahulu baru dinyatakan sembuh. Namun, untuk kasus cacar monyet, Syahril menjelaskan kalau pasien dinyatakan sembuh setelah melihat kondisi luka yang dialaminya.

Selain dari kondisi luka, Syahril juga menjelaskan, pasien akan dicek berdasarkan dengan kondisi fisik lainnya seperti demam, dan melihat luka cacar tersebut.

“Cacar ya dia mengering, mengelupas dan tumbuh kulit baru. Kedua, tidak ada demam, tidak ada pembesaran luka, nah itu baru kita nyatakan sembuh. Jadi enggak perlu PCR ulang,” jelas Syahril.

Tidak hanya itu, Syahril mengatakan, pihak keluarga pasien positif juga telah diperiksa untuk mengantisipasi adanya penularan cacar monyet. Namun, setelah diperiksa, 5 anggota keluarga pasien menunjukkan hasil negatif

Di samping itu, untuk vaksinasi cacar monyet, Syahril menjelaskan jika hingga saat ini belum ada saran dari WHO untuk melakukan secara menyeluruh. 

Menurutnya, vaksin cacar yang divaksinasi pada zaman dulu masih membentuk antibodi dalam tubuh.

“Jadi vaksin itu sebagai satu bagian penanggulangan infeksi, untuk saat ini WHO belum memberikan anjuran untuk seluruh negara vaksinasi massal seperti halnya COVID-19. Vaksin yang dulu ada 1980 masih dinilai efektif tetapi negara-negara maju mereka ada yang mengadakan (penelitian) sendiri,”pungkas Syahril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu! Ini Cara Penularan Cacar Monyet Selain Kontak Dekat

Wajib Tahu! Ini Cara Penularan Cacar Monyet Selain Kontak Dekat

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:05 WIB

Update Cacar Monyet: Ada 32 Orang Dinyatakan Discarded Monkeypox di Indonesia, Apa Maksudnya?

Update Cacar Monyet: Ada 32 Orang Dinyatakan Discarded Monkeypox di Indonesia, Apa Maksudnya?

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:25 WIB

Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Kondisi Terkini Pasien Cacar Monyet Satu-satunya di Indonesia

Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Kondisi Terkini Pasien Cacar Monyet Satu-satunya di Indonesia

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB