Alergi Gravitasi, Wanita Ini Hanya Bisa Berbaring di Tempat Tidur Sepanjang Hari!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:38 WIB
Alergi Gravitasi, Wanita Ini Hanya Bisa Berbaring di Tempat Tidur Sepanjang Hari!
Ilustrasi wanita alergi gravitasi (pexels.com/@olly)

Suara.com - Gravitasi merupakan sebuah gaya tarik menarik antara semua partikel yang memiliki massa di semesta. Gravitasi inilah yang membuat manusia dan makhluk hidup lainnya bisa memijak tanah atau hidup sebagaimana mestinya alias tidak melayang.

Tapi, seorang wanita justru mengaku memiliki alergi terhadap gravitasi sehingga harus menghabiskan waktu 23 jam di tempat tidur karena kondisinya tersebut.

Wanita bernapa Lyndsi Johnson ini bisa mengalami pingsan sebanyak 10 kali sehari dan tidak bisa berdiri selama lebih dari 3 menit tanpa pingsan, karena alergi gravitasi yang dimilikinya.

Wanita 28 tahun itu mengaku harus duduk dengan kaki disilangkan untuk mengatasi rasa sakitnya dan hanya bisa bangun untuk makan atau mandi.

Mulanya, Lyndsi menderita sakit perut dan punggung pada Oktober 2015. Kemudian, gejalanya memburuk dan ia pun selalu muntah proyektil dalam beberapa tahun.

Ilustrasi wanita menderita alergi gravitasi (pixabay).
Ilustrasi wanita menderita alergi gravitasi (pixabay).

Muntah proyektil maksudnya jenis muntah yang sangat kuat, karena isi perut terdorong secara paksa dalam bentuk semburan.

Karena kondisinya itu, Lyndsi bertahun-tahun bolak-balik ke dokter untuk mendapatkan bantuan medis.

Kemudian, ia mulai didiagnosis menderita sindrom takikardia postural (PoTS) pada Febuari 2022. Sindrom takikardia ini adalah kondisi yang mengacu pada peningkatan abnormal detak jantung, yang terjadi setelah duduk atau berdiri. Hal ini yang juga disebut Lyndsi sebagai alergi gravitasi.

"Saya alergi terhadap gravitasi. Ini kedengarannya gila tapi itu nyata. Saya tidak bisa berdiri lebih dari 3 menit tanpa pingsan dan rasa sakit," kata Lyndsi dikutip dari The Sun.

Lyndsi merasa jauh lebih baik ketika berbaring. Karena itu, ia sering di tempat tidur sepanjang hari. Apalagi, kondisi ini belum ada obatnya tetapi ia tetap bersyukur memiliki pasangan yang selalu menemaninya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Alergi, Anak Perlu Dibiasakan Makan Sayur dan Buah

Cegah Alergi, Anak Perlu Dibiasakan Makan Sayur dan Buah

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:37 WIB

Bukan Cuma Baik Untuk Pencernaan, Asupan Serat Juga Bantu Turunkan Risiko Alergi Pada Anak

Bukan Cuma Baik Untuk Pencernaan, Asupan Serat Juga Bantu Turunkan Risiko Alergi Pada Anak

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:10 WIB

Cegah Alergi pada Anak dengan Konsumsi Makanan Cukup Serat

Cegah Alergi pada Anak dengan Konsumsi Makanan Cukup Serat

Jogja | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB