Jangan Pakai Sikat Gigi yang Sama Lebih dari 3 Bulan, Efeknya Mengerikan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Jangan Pakai Sikat Gigi yang Sama Lebih dari 3 Bulan, Efeknya Mengerikan!
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Rajin sikat gigi adalah salah satu cara menghilangkan plak dan meningkatkan kebersihan mulut. Plak sendiri merupakan lapisan bakteri yang menempel pada gigi.

Meskipun sika gigi bisa menghilangkan plak, penggunaan sikat gigi yang tidak diganti selama beberapa waktu juga bisa menyebabkan penumpukan plak.

Sebuah studi dari tahun 2013 yang menguji efektivitas sikat gigi menemukan bahwa sikat gigi tidak lagi efektif menghilangkan plak jika tidak diganti setelah 3 bulan.

Seiring waktu dilansir dari Express, bulu-bulu pada sikat gigi Anda berjumbai. Bulu-bulu sikat gigi tidak bisa lagi membersihkan area yang menjadi target.

Para peneliti menemukan bahwa bulu sikat gigi yang melebar ini cenderungdimulai setelah sekitar 40 hari menggunakan sikat gigi secara konsisten.

Sikat gigi (unsplash)
Sikat gigi (unsplash)

Saat ini terjadi, plak mulai menumpuk yang menyebabkan timbulnya penyakit gusi, yakni suatu kondisi yang terkait dengan timbulnya masalah kesehatan menakutkan, seperti infeksi jantung dan demensia.

Dalam studi peer-review, yang diterbitkan dalam Ethiopian Journal of Health Science, orang yang tidak mengganti sikat gigi mereka setelah 40 hari memiliki penumpukan plak yang cukup besar.

Karena itu, Anda harus mengganti sikat gigi setelah beberapa bulan pemakaian. Satu survei oleh Carisbrook Dental, yang berbasis di Manchester, menemukan bahwa wanita mengganti sikat gigi mereka setiap 92 hari.

Sementara itu, rata-rata pria akan tetap menggunakan sikat gigi yang sama selama 185 hari. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Anda disarankan mengganti sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan sekali.

Di samping itu, NHS memiliki panduan komprehensif tentang cara menjaga kebersihan mulut Anda, antara lain:

  1. Sikat gigi 2 kali sehari
  2. Gunakan benang untuk membersihkan sela-sela gigi
  3. Kurangi gula
  4. Hindari merokok
  5. Batasi asupan alkohol
  6. Periksa gigi rutin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Selalu Baik, Kebiasaan Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi Ini Justru Membahayakan

Tak Selalu Baik, Kebiasaan Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi Ini Justru Membahayakan

Health | Selasa, 09 Agustus 2022 | 07:00 WIB

Waspada! Dokter Gigi Bilang Menyikat Gigi dengan Kencang dari Atas ke Bawah Jadi Penyebab Gigi Sensitif

Waspada! Dokter Gigi Bilang Menyikat Gigi dengan Kencang dari Atas ke Bawah Jadi Penyebab Gigi Sensitif

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 18:40 WIB

Keuntungan Pakai Sikat Gigi Elektrik, Bisa Bersihkan Plak 3 Kali Lebih Banyak!

Keuntungan Pakai Sikat Gigi Elektrik, Bisa Bersihkan Plak 3 Kali Lebih Banyak!

Health | Sabtu, 09 Juli 2022 | 08:16 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB