Ketua Satgas Monkeypox PB IDI Sebut Vaksin Cacar Monyet Tidak Untuk Semua Masyarakat

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:48 WIB
Ketua Satgas Monkeypox PB IDI Sebut Vaksin Cacar Monyet Tidak Untuk Semua Masyarakat
Cacar monyet. (Elements Envato)

Suara.com - Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr. Hanny Nilasari, SpKK, mengungkapkan, terdapat dua macam jenis vaksin yang kemungkinan dipakai untuk penyakit cacar monyet, yaitu pre exposure sebagai bentuk pencegahan dan post exposure setelah sembuh.

Namun, untuk pemberian vaksin ini, dr. Hanny menjelaskan jika tidak semua masyarakat akan mendapatkannya seperti Covid-19. Hal ini karena masyarakat yang menerima vaksinasi akan diberikan kepada mereka yang memiliki kontak erat dengan cacar monyet.

"Vaksin untuk generasi pertama tidak diindikasikan sehingga sekarang dalam kajian adalah generasi kedua dan ketiga. Vaksin ini dapat mengakomodasi seluruh populasi yang kontak erat. Vaksin cacar monyet sendiri tidak diindikasikan untuk diberikan secara massal,” ucap dr. Hanny saat ditemui di Gedung PB IDI Dr R Soeharto, Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Meski demikian, dr. Hanny mengatakan, hingga saat ini pihak PB IDI masih melakukan konsolidasi untuk merekomendasikan vaksin terbaik yang akan dipilih Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk cacar monyet.

“Memang kami sendiri dari PB IDI sedang melakukan konsolidasi untuk memberikan rekomendasi tentunya vaksin yang terbaik untuk dipilih oleh Kementerian Kesehatan,” sambungnya.

Hal ini juga sejalan dengan pernyataan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Mohammad Syahril terkait vaksinasi. Syahril mengatakan, alasan vaksin tidak diberikan kepada masyarakat umum karena hal tersebut yang dianjurkan WHO.

“Untuk saat ini WHO belum memberikan anjuran untuk seluruh negara vaksinasi massal seperti halnya COVID-19. Vaksin yang dulu ada 1980 masih dinilai efektif, tetapi negara-negara maju mereka ada yang mengadakan (penelitian) sendiri,”ucap Syahril.

Sementara itu, untuk status pasien cacar monyet yang dinyatakan positif beberapa waktu lalu juga telah membaik. Syahril mengatakan, kondisi luka pada pasien mulai mengelupas dan berganti dengan kulit yang baru.

Namun, meski sudah membaik pasien tersebut juga masih dalam tetap dalam pemantauan hingga benar-benar dinyatakan sembuh total.

baca juga

“Untuk kasus (pasien) positif, hingga kini kabarnya sudah membaik, tetapi masih kita isolasi dulu. Sampai cacar dia mengering, mengelupas dan tumbuh kulit baru. Kedua, tidak ada demam, tidak ada pembesaran luka, nah itu baru kita nyatakan sembuh, jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan POM Ungkap Potensi Vaksin Cacar untuk Cegah Penularan Penyakit Cacar Monyet

Badan POM Ungkap Potensi Vaksin Cacar untuk Cegah Penularan Penyakit Cacar Monyet

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 21:52 WIB

Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Alasan Mengapa Proses Identifikasi Pasien Cacar Monyet Butuh Waktu Lama

Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Alasan Mengapa Proses Identifikasi Pasien Cacar Monyet Butuh Waktu Lama

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:38 WIB

Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakar Sebut Cuci Tangan Juga Bisa Cegah Tertular Cacar Monyet

Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakar Sebut Cuci Tangan Juga Bisa Cegah Tertular Cacar Monyet

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:21 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×