29 Tahun Hidup, Wanita Ini Sudah 200 Kali Operasi Sampai Jantung Harus Dipompa Manual

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 02 September 2022 | 11:00 WIB
29 Tahun Hidup, Wanita Ini Sudah 200 Kali Operasi Sampai Jantung Harus Dipompa Manual
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Seorang wanita usia 29 tahun sudah pernah menjalani sebanyak 200 operasi sepanjang hidupnya. Wanita ini terlahir dengan penyakit jantung sehingga harus menjalani operasi jantung terbuka sejak usai 5 hari.

Pada usia 18 tahun, wanita bernama Jessica Manning ini kembali menjalani operasi untuk memperbaiki lubang di aortanya. Namun, ia kemudian justru menderita palpitasi dan paru-parunya kolaps, sehingga membuat kondisinya sangat lemah.

Saat berusia 22 tahun, wanita dari Selandia Baru ini mendapati dirinya menderita gagal jantung dan hati. Kala itu, satu-satunya harapannya untuk bertahan hidup adalah transplantasi ganda.

Untungnya, ia mendapatkan pendonor tepat waktu. Ia pun harus menjalani operasi selama 10 jam hingga hampir tidak memiliki detak jantung.

Selama proses itu, Manning justru kehilangan 22 unit darah selama prosedur operasi dan koma selama 5 hari. Dia kemudian mengalami serangan jantung setelah 4 minggu transplantasi.

Kesehatan jantung. (Shutterstock)
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Karena hal itu, ia harus memijat jantungnya secara manual selama 20 menit untuk membuatnya hidup kembali. Tetapi, ia kembali koma selama 3 hari sebelum kondisinya cukup stabil.

Tak hanya itu, ia juga harus belajar jalan lagi dan menjalani cuci darah selama 5 bulan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang setelah 88 hari dirawat di Rumah Sakit Kota Auckland, Selandia Baru.

"Saya bisa kembali hidup lagi, setelah menjalani lebih dari 200 kali operasi kecil dan 6 kali operasi besar sejak saya lahir," kata Manning, dikutip dari News Week.

Manning bercerita kondisinya yang sangat lemah hingga tak bisa mengikat tali sepatu pada usia 19 tahun. Kini, kondisi yang jauh lebih baik membuatnya berterima kasih kepala pendonornya.

baca juga

Sebelumnya, Manning terlahir dengan 6 kelainan jantung berbeda dan harus menjalani operasi jantung terbuka pada usia 5 bulan, diikuti oleh rekonstruksi saat usia 3 tahun.

Lubang di jantungnya ditutup ketika ia berusia 6 tahun dan terus dalam pengawasan saat dia tumbuh dewasa. Seiring bertambahnya usia, ia pun mulai mengalami masalah kesehatan lainnya hingga membutuhkan transplantasi.

"BUtuh waktu 20 jam untuk menjalani operasi transplantasi kala itu dan saya kehilangan banyak darah. Saya koma selama 5 hari dan ketika sadar, saya tidak bisa mengangkat satu jari pun," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Telur Makin Mahal, Pemprov Lampung Berencana Gelar Operasi Pasar

Harga Telur Makin Mahal, Pemprov Lampung Berencana Gelar Operasi Pasar

Lampung | Kamis, 01 September 2022 | 17:33 WIB

Berhasil Menyusui Bayinya selama 2 Tahun, Wanita Ini Minta Bayaran ke Suami

Berhasil Menyusui Bayinya selama 2 Tahun, Wanita Ini Minta Bayaran ke Suami

Health | Kamis, 01 September 2022 | 10:20 WIB

Selain Diet Vegetarian, Daftar Makanan Ini juga Bagus untuk Pasien setelah Operasi Bariatrik

Selain Diet Vegetarian, Daftar Makanan Ini juga Bagus untuk Pasien setelah Operasi Bariatrik

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Terkini

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:38 WIB

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito, Tiga Kru Dipastikan Selamat

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito, Tiga Kru Dipastikan Selamat

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:35 WIB

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:34 WIB

Strategi Komunikasi Jokowi di Sidang Ijazah Tak Banyak Ubah Persepsi Publik, Ini Alasannya

Strategi Komunikasi Jokowi di Sidang Ijazah Tak Banyak Ubah Persepsi Publik, Ini Alasannya

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:32 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan! Begini Cara Cerdas Jadikan FOMO sebagai Peluang Bisnis

Jangan Asal Ikut-ikutan! Begini Cara Cerdas Jadikan FOMO sebagai Peluang Bisnis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:31 WIB

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:24 WIB

×