Tanya Dokter: Dok Benarkah Haid Tidak Lancar Bikin Sulit Hamil?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 07:42 WIB
Tanya Dokter: Dok Benarkah Haid Tidak Lancar Bikin Sulit Hamil?
Ilustrasi Siklus Menstruasi (Pixabay.com)

Suara.com - Beberapa perempuan kerap kali mengalami siklus menstruasi atau haid yang tidak teratur. Ada beberapa yang mengalaminya dalam waktu terlalu singkat, atau cukup lama hingga berminggu-minggu. Di samping itu, ada banyak ucapan jika haid tidak teratur, akan memengaruhi kesuburan perempuan.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Keven Tali, Sp.OG mengatakan, siklus menstruasi dapat mengganggu kesuburan perempuan. Apalagi, menstruasi yang tidak teratur dapat memiliki kemungkinan adanya gangguan pada orang tersebut.

“Jadi makin tidak teratur sikslus haid atau menstruasinya, maka peluang untuk masa suburnya juga susah diprediksi. Ini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan yang membuat menstruasinya menjadi tidak lancar,” ucap dr. Keven dikutip Suara.com dari kanal Youtube Dokter Keven.

Lebih lanjut mengenai siklus haid  tidak lancar dengan kemungkinan hamil, simak penjelasan Tanya Dokter berikut.

Dok benarkah haid tidak lancar jadi sulit hamil?

Untuk menentukan kesuburan seorang perempuan itu salah satunya ditentukan oleh pola atau siklus menstruasinya. Jadi makin tidak teratur siklus menstruasinya, maka peluang untuk masa suburnya juga susah diprediksi, sehingga kesempatan untuk hamil itu menjadi lebih kecil dibandingkan dengan orang yang mempunyai siklus mens yang teratur. Dengan catatan, pasangannya juga harus subur ya, karena untuk hamil memerlukan kondisi kedua belah pihak, istri ataupun suami itu dalam keadaan subur.

Dok bagaimana siklus haid yang normal?

Untuk siklus haid yang normal itu, siklusnya antara 21 sampai 35 hari jarak antara hari pertama ke hari pertama berikutnya. Jadi jangan dihitung pada setelah mens atau pada saat bersih mens. Jadi dihitung dari jarak hari pertama ke hari pertama mens yang akan datang. Itulah siklus atau jarak dari hari pertama. Jadi kalau ditanya siklus mensnya rata-rata bisa sampai 28 sampai 30 hari jadi setiap 28 hari itu akan mens, tapi rentang waktu bisa sampai 21 sampai 35 hari, itu yang dikatakan normal.

Selain dari jarak antara hari pertama ke hari pertama berikutnya, dilihat juga dari  durasi menstruasinya, yaitu saat seseorang mendapatkan haid atau sedang menstruasi tidak boleh melebihi dari 8 hari dan harus lebih lama dari 2 hari. Jadi kalau misalnya mensnya melebihi 8 hari, misalnya 10 atau 14 hari, itu dikatakan tidak normal. Atau misalnya mensnya hanya satu hari keluar darah dari pertama saja, terus besoknya sudah tidak keluar, itu juga tidak normal.

Juga harus dilihat dari jumlah darah yang keluar, apabila jumlah darah yang keluar bisa ganti pembalut lebih dari 5 kali sehari terus penuh itu juga dikatakan tidak normal.

Apa penyebab haid tidak lancar?

Penyebab haid menjadi tidak lancar itu banyak penyebabnya, salah satunya itu hormonal imbalance, jadi hormonnya tidak stabil di dalam tubuh.  Jadi untuk mens teratur dibutuhkan koordinasi dari otak, induk telur dan rahim. Saat hormonnya tidak teratur, itu yang akan menyebabkan siklus mensnya tidak teratur atau durasi yang biasanya 5 atau 6 hari, bisa memendek jadi 1 hingga 2 hari. Jumlahnya juga bisa sampai 2 hingga 3 kali ganti pembalut, ini hanya 1 sampai 2 kali ganti pembalut sehari.

Kapan harus pergi ke dokter?

Apabila merasa mens udah enggak teratur atau terlalu banyak jumlah darahnya. Atau bisa sampai dua hingga tiga minggu terus flek terus. Nah itu saatnya memeriksa ke dokter karena akan diperiksa apakah ada kelainan yang bentuknya itu struktural, bentuk rahimnya seperti apa, ataukah ada kista atau miom yang membuat siklus mensnya menjadi tidak teratur.

Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh! Beralasan Cek Menstruasi, Dua Sekolah di Bogor Lakukan Pemeriksaan Celana Dalam Siswi

Heboh! Beralasan Cek Menstruasi, Dua Sekolah di Bogor Lakukan Pemeriksaan Celana Dalam Siswi

Bogor | Rabu, 21 September 2022 | 05:33 WIB

dr. Zaidul Akbar Berikan Resep Hilangkan Nyeri Saat Haid

dr. Zaidul Akbar Berikan Resep Hilangkan Nyeri Saat Haid

| Selasa, 20 September 2022 | 13:42 WIB

Tanya Dokter: Benarkah Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Nanas dan Durian?

Tanya Dokter: Benarkah Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Nanas dan Durian?

Health | Selasa, 20 September 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB