Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022: Indonesia Masih Dibayangi Pemasungan ODGJ

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:38 WIB
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022: Indonesia Masih Dibayangi Pemasungan ODGJ
Ilustrasi orang dengan gangguan jiwa. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022 atau World Mental Health Day diperingati setiap tanggal 10 Oktober. Tahun ini, Indonesia masih dibayangi belenggu kasus pasung berulang bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Belum selesainya Indonesia dengan pemasungan ODGJ, karena dianggap sebagai aib, takut mengganggu, hingga keluarga tidak punya waktu mengurus, kasus pasung berulang masih saja terjadi.

Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, dr. R. Vensya Sitohang, M.Epid mengatakan pasung berulang terjadi karena kondisi ODGJ kembali tidak stabil karena berhenti mengonsumsi obat atau putus obat yang diresepkan oleh dokter.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022 atau World Mental Health Day diperingati setiap tanggal 10 Oktober. (Dini/Suara.com)
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022 atau World Mental Health Day diperingati setiap tanggal 10 Oktober. (Dini/Suara.com)

"ODGJ melukai diri sendiri dan mengganggu orang lain, putus terapi obat dan sebagainya jadi kembali lagi terjadi pemasungan. Jadi masalah ini cukup kompleks untuk memahami faktor terjadinya pasung dan tidak dipasung," papar dr. Vensya saat konferensi pers Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2022 di Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

Vensya menambahkan, banyak ODGJ yang putus obat dan kembali alami pasung berulang, karena oleh keluarga tidak ada yang mengantar ke puskesmas untuk dapat pengobatan.

Termasuk beberapa ODGJ juga tidak mengonsumsi obat teratur karena rendahnya pengawasan dan perawatn dari keluarga.

"Ada pasung berulang sering terjadi, ini semua karena kita sebagai pihak terkait masih belum sama-sama memahami, peran kita masing-masing," sambung Vensya.

Sayangnya tidak banyak masyarakat yang tahu, meski penyakit mental yang dialami ODGJ tidak bisa disembuhkan, tapi gejalanya bisa dikendalikan atau dibuat lebih stabil.

Setelah stabil, mereka cenderung bisa berbaur di masyarakat umum seperti tidak melukai diri sendiri atau tidak mengganggu orang lain, dengan cara ia mengonsumsi obat rutin yang diresepkan dokter sesuai kondisinya.

Mengutip Mayo Clinic, obat-obatan dari psikiater memang tidak bisa menyembuhkan penyakit mental atau ODGJ, tapi bisa memperbaiki gejala dengan signifikan.

Bahkan obat psikiatri bisa membuat perawatan lain seperti psikoterapi jadi lebih efektif. Sehingga ODGJ tidak lagi merasa terus menderita, bahkan bisa menjalani hidupnya jadi lebih bermakna.

Sementara itu berdasarkan Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, di Indonesia tercatat ODGJ mencapai nyaris 500 ribu orang.

Jumlah ini ODGJ ini mencapai 9,8 persen dari total penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas di 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:05 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus

DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:07 WIB

Viral Pria Diduga ODGJ Salat di Masjid, Gerakan Salatnya Curi Perhatian

Viral Pria Diduga ODGJ Salat di Masjid, Gerakan Salatnya Curi Perhatian

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:00 WIB

Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus, Minta Kemenkes Tanggung Pengobatan

Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus, Minta Kemenkes Tanggung Pengobatan

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:20 WIB

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:23 WIB

Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB