Kasus Masih Tinggi, Kenali Bahaya Kanker Payudara dan Pentingnya Deteksi Dini

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Minggu, 09 Oktober 2022 | 22:29 WIB
Kasus Masih Tinggi, Kenali Bahaya Kanker Payudara dan Pentingnya Deteksi Dini
Ilustrasi kanker payudara. (Pixabay)

Suara.com - Penyakit kanker payudara masih sangat tinggi. Berdasarkan data WHO, kanker payudara menjadi penyakit paling sering terjadi di dunia pada tahun 2021.

Sementara untuk Indonesia sendiri, tercatat 70 persen kasus kanker payudara mencapai stadium lanjut. Tingginya angka tersebut, membuat angka risiko kematian kanker payudara cukup tinggi.

Padahal, penyakit ini nyatanya bisa disembuhkan andai dideteksi sejak dini. Penanganan lebih awal akan memberikan peluang kesembuhan yang lebih tinggi.

ilustrasi kanker payudara. (Pexels.com)
ilustrasi kanker payudara. (Pexels.com)

Melihat pentingnya deteksi sejak dini tersebut, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), bekerja sama dengan Kemenkes dan brand pembalut wanita Charm melanjutkan gerakan Ayo Sadari atau ‘Periksa Payudara Sendiri’.

Program ini ditujukan agar masyarakat khususnya wanita dapat mendukung deteksi dini terhadap risiko kanker payudara.

Pendiri dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Linda Gumelar mengatakan, sebagai penyintas ia berharap Ayo SADARI dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan payudara.

“Dengan meluncurkan Ayo Sadari diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan periksa payudara sendiri secara rutin,” ucap Linda dalam acara konferensi pers Uni-Charm, beberapa waktu lalu.

Di kesempatan sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Eva Susanti mengatakan, di negara berkembang masyarakat yang mengidap kanker payudara masih menjadi masalah.

Hal ini karena tidak adanya deteksi dini yang dilakukan. Padahal, jika hal tersebut diperhatikan, menurut Eva akan membantu membuat harapan hidup masyarakat menjadi lebih baik.

baca juga

“Di negara berkembang ini nih masih menjadi masalah karena deteksi dininya masih kurang. Padahal deteksi dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan angka harapan hidup para penderita kanker payudara,” ungkap Eva.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Uni-Charm, Yuji Ishii meng diharapkan dapat mengatakan, sebagai pihak swasta ia senang memiliki visi dan misi sama dengan YKPI serta Kemenkes dalam mengurangi angka penderita kanker payudara dengan stadium lanjut.

Oleh sebab itu, dengan program Ayo Sadari bersama YKPI dan Kemenkes, ini mendukung masyarakat agar bisa melakukan pengecekan setiap selesai menstruasi.

Hal tersebut dapat membantu kanker dideteksi sejak dini sehingga angka kesembuhannya lebih tinggi.

“Penanganan yang harus dilakukan adalah meminimalisir risiko terjadinya kanker payudara dengan melakukan deteksi sejak dini. Hal ini perlu disebarluaskan kepada para konsumen, khususnya wanita,” ucap Yuji.

“Sejalan dengan upaya Kemenkes dan YKPI untuk mempenetrasikan gerakan Sadari, kami mendukung ajakan untuk pemeriksaan payudara setiap bulannya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Kartika, Penyintas Kanker Payudara yang Pernah Batal Operasi Saat Sudah Di Ruang Operasi

Kisah Kartika, Penyintas Kanker Payudara yang Pernah Batal Operasi Saat Sudah Di Ruang Operasi

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:33 WIB

Penemuan Terbaru! Viagra Bisa Jadi Obat Anti-Kanker

Penemuan Terbaru! Viagra Bisa Jadi Obat Anti-Kanker

Selebtek | Minggu, 09 Oktober 2022 | 17:10 WIB

Kenali Sindrom Polandia Kelainan pada Payudara

Kenali Sindrom Polandia Kelainan pada Payudara

Cianjur | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:58 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×