Bentol-bentol Tanda Biduran, Dokter Ungkap Cara Mengatasinya

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Bentol-bentol Tanda Biduran, Dokter Ungkap Cara Mengatasinya
Ilustrasi gambar cara mengobati biduran. (freepik)

Suara.com - Sering kali kulit tiba-tiba muncul bentol-bentol yang cukup gatal dan merah. Kondisi ini sendiri biasa dikenal dengan nama biduran. Biasanya, biduran muncul akibat alergi yang dialami seseorang karena suatu zat yang masuk atau menyentuh tubuh orang tersebut.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Serta Konsultan Alergi Imunologi Klinik, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI mengatakan, kondisi biduran sendiri bisa disebabkan karena dua faktor, alergen maupun non alergen.

Untuk faktor alergen, biasanya ini reaksi yang bisa dicegah dengan menghindari zat-zat yang membuat tubuh menjadi alergi dan biduran. Namun, untuk non alergen, biasanya sering muncul begitu saja karena faktor lingkungan.

“Biduran itu adanya kelainan kulit yang disebabkan alergen maupun non alergen, biasanya ditandai dengan munculnya bentol, kemerahan, dan rasa gatal,” ucap Prof. Iris dalam webinar kesehatan (6/10/2022).

Ilustrasi kulit gatal, penyakit kulit, kulit perih - cara mengobati biduran (Freepik)
Ilustrasi kulit gatal, penyakit kulit, kulit perih - cara mengobati biduran (Freepik)

Untuk alergen yang menyebabkan biduran pada seseorang sendiri beragam, mulai dari makanan laut (udang, ikan tongkol, dan lain-lain), telur, kacang-kacangan, ubur-ubur, atau debu tungau.

Sementara itu, untuk biduran karena faktor non alergen bisa disebabkan berbagai hal seperti udara terlalu dingin atau panas, cahaya matahari yang mengenai kulit berlebihan, atau adanya tekanan pada kulit.

Selain faktor penyebabnya, biduran sendiri juga dikenal dengan dua jenis, yaitu akut dan kronis. Pada biduran akut, Prof. Iris menjelaskan, kondisi ini biasanya tidak begitu parah. Kondisi biduran yang muncul juga kurang dari 6 minggu. Selain itu, biduran akut biasanya diketahui penyebabnya.

Sedangkan untuk biduran kronis, jenis ini biasanya berlangsung lebih dari enam minggu. Selain itu, 70 persen penderita tidak diketahui sebab biduran tersebut muncul. Biduran kronis sendiri juga dibagi menjadi dua di antaranya sebagai berikut.

  • Biduran kronis kontinyu, gejala yang muncul biasanya dialami setiap hari atau sebagian besar hari dalam seminggu.
  • Biduran kronis rekuren, gejalanya biduran ini muncul dalam waktu interval. Artinya, kondisi ini dapat terjadi beberapa hari sampai minggu.

Cara mengatasi

Untuk mengatasi agar biduran alergi ini tidak muncul, diperlukan perawatan dan cara mengobati yang perlu diketahui. Berdasarkan penjelasan Prof. Iris, cara mengatasi biduran di antaranya:

  1.  enghindari faktor yang menyebabkan alergi terjadi.
  2. Siapkan obat antihistamin generasi kedua untuk berjaga-jaga jika alergi muncul.
  3. Pada biduran kronis yang berkepanjangan, untuk pemakaian obat jangka panjang perlu dievaluasi selama 3-6 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangga Pamerkan Kulit Gelap, 5 Potret Asmara Abigail di BIFF 2022

Bangga Pamerkan Kulit Gelap, 5 Potret Asmara Abigail di BIFF 2022

Banten | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:30 WIB

4 Fungsi Utama Kulit bagi Tubuh Manusia, Yuk Kenali dan Jaga dengan Baik!

4 Fungsi Utama Kulit bagi Tubuh Manusia, Yuk Kenali dan Jaga dengan Baik!

Your Say | Senin, 10 Oktober 2022 | 07:32 WIB

Kulit Wajah dan Tubuh Rawat dengan Wortel, Ketahui 12 Manfaatnya

Kulit Wajah dan Tubuh Rawat dengan Wortel, Ketahui 12 Manfaatnya

| Senin, 10 Oktober 2022 | 05:39 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB