Konsultasi Pasein Lansia Meningkat, RSU Bunda Jakarta Buka Klinik Geriatri

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:29 WIB
Konsultasi Pasein Lansia Meningkat, RSU Bunda Jakarta Buka Klinik Geriatri
Ilustrasi lansia sakit. (Pixabay)

Suara.com - Penyakit saat lanjut usia (lansia) sering kali tidak cukup hanya ditangani oleh satu dokter. Sebab gejala sakit yang dikeluhkan lansia juga biasanya beragam diberbagai organ. 

Untuk mendorong masyarakat bisa menjadi lansia yang produktif, RSU Bunda Jakarta luncurkan klinik geriatri khusus untuk perawatan pasien lansia. 

Direktur RSU Bunda Jakarta dr. Amiruddin Hamigu, MM. MARS.,  mengungkapkan bahwa jumlah pasien lansia selama pandemi memang meningkat. Menurutnya, hal itu juga bisa jadi dipicu karena penundaan datang ke rumah sakit selama awal pandemi.

"Memang meningkat signifikan pasca pandemi jumlah pasien geriatri yang konsultasi. Mungkin sekitar hampir 10-12 persen," kata dokter Amir saat soft launching klinik geriatri RSU Bunda Jakarta, baru-baru ini.

Ilustrasi lansia kesepian. (Unsplash.com/ Artem Labunsky)
Ilustrasi lansia kesepian. (Unsplash.com/ Artem Labunsky)

Ia menambahkan, rata-rata pasien lansia itu datang ke dokter karena keluhan tidak nafsu makan, nyeri pada bagian tubuh tertentu, maupun lainnya. Tetapi setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata terdapat beberapa penyakit yang mendasari kondisi tersebut.

Bila sudah seperti itu, perlu beberapa dokter dengan bidang spesialis berbeda untuk menanganinya. Untuk itu, klinik geriatri tersebut dibuat dengan dilengkapi enam layanan dokter spesialis. 

"Ada enam bidang kedokteran, mulai dari penyakit dalam yang menjadi dasar penyakir, dokter syaraf, ahli gizi. Kita sertakan juga KFR untuk rehabilitas, misalnya karena gangguan gerak, sakit lutut. Kemudian juga dokter kejiwaan, psikolog dan psikiater. Dan anestesi untuk konsultan nyeri," tuturnya.

Meski kebutuhannya tinggi, Direktur medis PT BMHS Tbk. dr. Ivonne Rampun MM., mengungkapkan kalau mengadakan klinik geriatri tersebut memang tidak mudah. Sebab, perlu integrasi dari berbagai bidang spesialisasi dokter. 

Tetapi di sisi lain, usia harapan hidup masyarakat Indonesia dikatakan sudah lebih lama. Sehingga layanan khusus geriatri tersebut dirasa perlu.

"Kita lihat sekarang, mungkin karena banyak hal baru juga, jadi kita sudah mendekati umur manusia jadi lebih panjang. Sekarang geriatri sudah jadi concern. Tapi, tantangannya di RSU Bunda medik untuk kembangkan layanan yg sepertinya belum terpikirkan oleh rumah sakit lain karena memang gak mudah. Karena bukan cuma 1 atau 2 dokter, tapi itu kolaborasi sekian banyak dokter. Tapi kita tetap harus berkualitas," tuturnya.

Mengikuti definisi lansia dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), klinik geriatri tersebut khusus untuk pasien usia 60 tahun ke atas. Untuk pelayanan tersebut pasien bisa memanfaatkan dengan menggunakan BPJS kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Seorang Lansia di Sukabumi Rata dengan Tanah Dibakar Anaknya Sendiri

Rumah Seorang Lansia di Sukabumi Rata dengan Tanah Dibakar Anaknya Sendiri

Jabar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:01 WIB

Tega! Seorang Kakek di Sukabumi Cabuli Siswi SD

Tega! Seorang Kakek di Sukabumi Cabuli Siswi SD

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Kecebur ke Dalam Sumur Tua Selama Dua Hari, Nenek Ini Ditemukan Selamat

Kecebur ke Dalam Sumur Tua Selama Dua Hari, Nenek Ini Ditemukan Selamat

Jatim | Rabu, 12 Oktober 2022 | 21:34 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB