8 Cara Memperbaiki Fungsi Ginjal di Tengah Maraknya Kasus Gagal Ginjal Akut

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:18 WIB
8 Cara Memperbaiki Fungsi Ginjal di Tengah Maraknya Kasus Gagal Ginjal Akut
Cara Memperbaiki Fungsi Ginjal (shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini Indonesia dihebohkan dengan penemuan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak-anak. Sebanyak 99 anak usia kurang dari 6 tahun dilaporkan meninggal dunia. Di tengah maraknya kasus ini, penting bagi kita semua untuk mengetahui cara memperbaiki fungsi ginjal

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan total kumulatif penderita kasus gangguan ginjal akut misterius di Indonesia mencapai 206 anak dari 20 provinsi per Selasa 18 Oktober 2022.

Berdasarkan data Kemenkes, angka kematian gangguan ginjal akut misterius di Indonesia mencapai 48 persen. Adapun untuk kasus yang tercatat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sebagai rumah sakit rujukan untuk gagal ginjal, angka kematiannya telah mencapai 65 persen.  

Kemenkes bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) hingga kini masih terus melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari lonjakan kasus gagal ginjal misterius pada anak ini.

Akan tetapi, dugaan sementara penyebabnya yakni berkaitan dengan komponen ataupun senyawa dalam obat sirup yang dikonsumsi oleh anak. Oleh sebab itu, saat ini masyarakat dilarang mengonsumsi obat jenis sirup untuk sementara waktu. 

Ginjal adalah salah satu organ dalam tubuh manusia yang memiliki beragam fungsi penting. Beberapa fungsi penting  ginjal di antarnya adalah menyaring produk limbah, kelebihan air, dan juga kotoran lainnya dari darah. 

Semua produk limbah tersebut nantinya akan disimpan di dalam kandung kemih dan kemudian dikeluarkan dalam bentuk urin. Mengingat pentingnya fungsi ginjal ini, menjaga kesehatan ginjal sama saja dengan menjaga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. 

Karena saat kinerja ginjal menurun, maka limbah serta cairan dalam tubuh akan menumpuk sehingga memicu kerusakan pada organ. Jika hal ini terjadi, maka penderitanya harus menjalani pengobatan tertentu hingga transfusi ginjal. Jika hal itu terjadi, maka penting bagi Anda untuk meperbaiki fungsi ginjal.   

Cara Memperbaiki Fungsi Ginjal  

Agar tidak mengalami gangguan organ yang semakin parah, berikut beberapa cara memperbaiki fungsi ginjal: 

1. Olahraga 

Menurut beberapa penelitian, olahraga yang teratur akan menurunkan risiko penurunan fungsi ginjal hingga penyakit ginjal kronis. Sebab dengan berolahraga bisa membantu mengurangi tekanan darah dalam tubuh. Selain itu dapat menjaga kesehatan jantung di mana keduanya sangatlah penting untuk dijaga agar mencegah kerusakan ginjal. 

Beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk menjaga fungsi ginjal di antaranya adalah berjalan, berlari, badminton, bersepeda, atau menari. 

2. Menjaga tekanan darah 

Tekanan darah yang tinggi sangtlah berpotensi sebagai penyebab kerusakan pada ginjal. Apalagi jika disertai dengan berbagai kondisi penyakit lain seperti kolesterol tinggi, darah tinggi, jantung, dan diabetes. Dengan mengubah gaya hidup dan mengatur pola makan dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Kalbe Umumkan Semua Produk Obat Tidak Mengandung EtilenGlikol dan FietilenGlikol

PT Kalbe Umumkan Semua Produk Obat Tidak Mengandung EtilenGlikol dan FietilenGlikol

Health | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:13 WIB

8 Anak di Jakarta Barat Alami Gagal Ginjal Akut Misterius, Rata-rata Balita dan Kasus Terbanyak di Cengkareng

8 Anak di Jakarta Barat Alami Gagal Ginjal Akut Misterius, Rata-rata Balita dan Kasus Terbanyak di Cengkareng

Jakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:08 WIB

Heboh Obat Sirup Ditarik BPOM, Ini 4 Cara Meredakan Demam pada Anak Tanpa Obat

Heboh Obat Sirup Ditarik BPOM, Ini 4 Cara Meredakan Demam pada Anak Tanpa Obat

Health | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, Konimex Tarik Produk Termorex

Dituding jadi Biang Kerok Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, Konimex Tarik Produk Termorex

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:40 WIB

5 Obat Sirup yang Diklaim Aman dari Etilen Glikol, Diduga Penyebab 99 Anak Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

5 Obat Sirup yang Diklaim Aman dari Etilen Glikol, Diduga Penyebab 99 Anak Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

Health | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:07 WIB

Demi Keamanan, Kemenkes Didesak Segera Publikasikan Nama Obat Sirup Mengandung Zat Berbahaya

Demi Keamanan, Kemenkes Didesak Segera Publikasikan Nama Obat Sirup Mengandung Zat Berbahaya

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB