Dokter Minta Para Orang Tua Jangan Larang Anak Bermain Lari-Larian atau Loncat-Loncatan, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2022 | 08:35 WIB
Dokter Minta Para Orang Tua Jangan Larang Anak Bermain Lari-Larian atau Loncat-Loncatan, Kenapa?
ilustrasi anak bermain (pexels/luna lovegood/annisazn)

Suara.com - Sering kali ketika melihat anak bermain lari-larian atau loncat-loncatan, para orang tua menyuruhnya untuk berhenti. Menurut beberapa orang tua, hal-hal tersebut justru berbahaya jika sang anak nantinya terjatuh.

Padahal, beberapa aktivitas tersebut rupanya sangat berdampak bagi kesehatan anak, tidak hanya saat itu tetapi juga di masa depan. Dokter Spesialis Olahraga, dr. Andi Kurniawan, Sp.KO, mengatakan, harus bisa mendorong anaknya untuk terus bergerak.

“Orang tua tuh harus bisa mendukung anaknya untuk bergerak karena kepadatan tulang puncaknya di 20-30 tahun. Jadi memang harus banyak bergerak mau loncat-loncat, lari, atau macam-macam,” kata Dokter Andi saat diwawancarai, Minggu (23/10/2022).

Ilustrasi anak bermain secara aktif. [Istimewa]
Ilustrasi anak bermain secara aktif. [Istimewa]

Dokter Andi mengatakan, anak saat ini biasanya justru anak malas untuk keluar dan memilih di rumah bersama ponselnya. Akibat kurangnya aktivitas fisik tersebut dapat berisiko menyebabkan osteoporosis meskipun sudah mengonsumsi kalsium.

“Kalau dulu saya disuruh pulang susah karena main diluar. Kalau sekarang anak disuruh main ke luar aja susah. Terus anak kita dikasih kalsium nutrisi yang tinggi tapi kalau dia enggak loncat-loncat dan dia main game, maka kalsiumnya tidak akan masuk ke dalam tubuhnya,” ucap Dokter Andi.

Untuk aktivitas fisik, anak pada dasarnya disarankan 2 kali lipat dari orang dewasa. Misalnya, orang dewasa harus melakukan aktivitas fisik 30 menit sehari 5 kali dalam seminggu. Sementara untuk anak-anak waktu yang dianjurkan yaitu 60 menit sehari dalam satu minggu penuh.

Dokter Andi menuturkan, dengan mendorong anak melakukan aktivitas fisik itu akan memberikan perkembangan baik bagi banyak hal, mulai dari kepadatan tulang, pertumbuhan, melatih motorik.

“Artinya anak harus berolahraga atau bergerak dua kali lipatnya orang dewasa karena anak-anak itu kan tulangnya masih tumbuh dan berkembang jadi tulangnya semakin padat, pertumbuhannya maksimal, motoriknya semakin bagus, kepadatan tulangnya semakin bagus,” jelasnya.

Sebab bagusnya aktivitas fisik untuk anak, orang tua diharapkan dapat memahami hal itu baik untuk buah hatinya. Untuk itu, tidak hanya nutrisinya yang dipenuhi tetapi juga dorongan untuk melakukan aktivitas fisik.

“Kita harus menyuruh anak untuk bergerak, berolahraga, bermain sama temannya. Kadang kan orang tua kayak ‘eh jangan lari-lari nanti jatuh’ gitu kan. Itu hal yang salah. Justru dia mau lari-lari, loncat atau segala macem ya udah gitu. Kadang kita cuma minum susu atau segala macam tapi aktivitas fisik anak-anak masih jarang,” pungkas Dokter Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Buruk Stunting bagi Kesehatan Anak dan Cara Mencegahnya

Dampak Buruk Stunting bagi Kesehatan Anak dan Cara Mencegahnya

Your Say | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:10 WIB

Kemenkes RI Didesak Publikasikan Nama-nama Obat Sirup Mengandung Bahan Berbahaya, KKI: Obat-obat Dijual Bebas!

Kemenkes RI Didesak Publikasikan Nama-nama Obat Sirup Mengandung Bahan Berbahaya, KKI: Obat-obat Dijual Bebas!

Sumbar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:15 WIB

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:46 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB