Kena Penyakit Eksim Parah Bikin Perempuan Ini Pakai Alat Bantu Dengar, Kok Penyakit Kulit Bikin Tuli?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 02 Januari 2023 | 07:53 WIB
Kena Penyakit Eksim Parah Bikin Perempuan Ini Pakai Alat Bantu Dengar, Kok Penyakit Kulit Bikin Tuli?
Ilustrasi ruam, eksim, dermatitis atopik (Elements Envato)

Suara.com - Seorang perempuan berusia 26 alami eksim parah hingga merusak pendengarannya, dan harus pakai alat bantu dengar. Eksim atau dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis (menahun), yang membuat kulit merah meradang, bengkak, gatal, dan pecah-pecah.

Kondisi perempuan bernama Chlo Oliver disebut cukup langka, karena eksim mengganggu pendengaran risikonya sangat kecil. Namun karena eksimnya sangat parah ia terpaksa bergantung pada alat bantu dengar.

Mengutip Metro.co.uk, Jumat (30/12/2022) Chlo sendiri memang memiliki eksim sejak bayi. Eksimnya bisa kumat jika ia stres, cuaca yang tidak stabil hingga wewangian. Bahkan Chlo harus bergantung pada berbagai steroid.

Kementerian Sosial bekerjasama dengan Yayasan Internasional Starkey Hearing Foudation membagi-bagikan alat bantu dengar gratis kepada para tunarungu yang kurang mampu di Jakarta, Jumat (27/3).
Kementerian Sosial bekerjasama dengan Yayasan Internasional Starkey Hearing Foudation membagi-bagikan alat bantu dengar gratis kepada para tunarungu yang kurang mampu di Jakarta, Jumat (27/3).

Adapun steroid yang digunakannya meliputi hidrokortison, fucibet, dan dermovate untuk mengurangi gejalanya.

Kondisi pendengarannya terganggu karena eksim yang parah tidak diketahui penyebabnya, apalagi pendengaran terganggu ini terjadi di usia muda, atau tepatnya di tahun 2014.

Saat itu ia diberitahu dokter THT (telinga, hidung dan tenggorok) bahwa gangguan pendengarannya disebabkan masalah kulit, hasilnya ia diresepkan dermovate.

Kondisi eksimnya bisa saja mereda dan sembuh dalam semalam, tapi efek jangka panjangnya di telinga lebih sulit hilang.

Mirisnya lagi ia tidak diberi tahu tentang risiko panjang penggunaan steroid, dan kini Chlo alami TSW atau Topical Steroid Withdrawal, yakni kondisi yang ditandai memburuknya gejala eksim setelah steroid dihentikan.

Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)
Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)

Saat steroid ini dihentikan pada September 2022, Chlo alami ruam merah cerah yang sangat menyakitkan di seluruh tubuhnya.

"Tidak ada pengobatan jangka panjang," kata Chlo.

Padahal Chlo sudah menggunakan dan diresepkan krim steroid selama bertahun-tahun, dan tidak dirujuk ke dokter kulit terkait masalah pendengaran hingga 2020 lalu.

"Saya punya satu janji temu, dan itupun ditawari terapi UV. Setelah 4 hingga 5 kali batal bertemu dermatologis, dan tidak lagi terdengar kabarnya," jelas Chlo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Bulan Dipenjara, Leher Nikita Mirzani Budug-an

Dua Bulan Dipenjara, Leher Nikita Mirzani Budug-an

| Sabtu, 31 Desember 2022 | 07:06 WIB

Gatal-gatal Jangan Digaruk, Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar soal Cara Sembuhkan Penyakit Kulit

Gatal-gatal Jangan Digaruk, Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar soal Cara Sembuhkan Penyakit Kulit

| Selasa, 13 Desember 2022 | 09:56 WIB

Tak Menular, Namun Penyakit Kulit Ini Bisa Merambah ke Seluruh Tubuh

Tak Menular, Namun Penyakit Kulit Ini Bisa Merambah ke Seluruh Tubuh

| Minggu, 27 November 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB