Ngeri! Sakit Perut Parah karena Rutin Minum Teh Herbal, Perempuan Ini Alami Kerusakan Liver

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:10 WIB
Ngeri! Sakit Perut Parah karena Rutin Minum Teh Herbal, Perempuan Ini Alami Kerusakan Liver
ilustrasi sakit perut. (Pexels/Sora Shimazaki)

Suara.com - Banyak orang berpikir teh herbal baik untuk kesehatan tubuh, tapi peristiwa nahas dialami seorang perempuan yang alami kerusakan liver dan sakit perut parah usai mengkonsumsi teh herbal.

Perempuan yang tidak diketahui namanya itu berusia 45 tahun minum teh setiap hari selama tiga hari, dengan tujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sampai akhirnya ia mengalami sakit perut di bagian atas dan merasa mual.

Laporan yang diterbitkan di Cureus Journal of Medical Science pada 11 Januari 2023, menemukan ia mengalami kerusakan hati berdasarkan tes darah yang dilakukan.

Ilustrasi Teh Herbal. (Pexels)
Ilustrasi Teh Herbal. (Pexels)

Mengutip Insider, Selasa (17/1/2023) para dokter di AS menemukan bahwa teh herbal menyebabkan kerusakan hati atau liver memang jarang terjadi, tapi sering juga diabaikan.

Menurut laporan, kebanyakan teh herbal mengandung setidaknya 23 bahan, seperti jamur reishi, lidah buaya, dan ginseng Siberia.

Adapun perempuan tersebut dirawat di rumah sakit selama lima hari dan berhenti minum teh selama masa perawatan.

Hasilnya setelah tiga hari dirawat, tes darah menunjukan fungsi hari perempuan tersebut jauh membaik, ia tidak lagi mengalami gejala, dan dipulangkan ke rumah dengan imbauan dokter tidak boleh lagi minum teh.

Tiga bulan setelah imbauan itu, dan perempuan itu melakukan check up hasilnya tes darah untuk menunjukan status livernya cenderung normal dan membaik.

Menurut dokter, alasan bahan-bahan herbal dibandingkan obat, kandungan bahannya tidak diatur seperti obat-obatan, terkait dengan efek samping hingga dosis zat kimia yang terkandung di dalamnya.

Apalagi teh herbal dalam bentuk pil atau oral yang diminum mengandung lidah buaya telah dikaitkan dengan kasus keracunan hati sejak 2005 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Perut Parah, Perempuan Ini Syok Saat Mengetahui Ginjalnya Telah Dijual Suami 4 Tahun Lalu

Sakit Perut Parah, Perempuan Ini Syok Saat Mengetahui Ginjalnya Telah Dijual Suami 4 Tahun Lalu

Lifestyle | Sabtu, 10 September 2022 | 15:53 WIB

Atasi Insomnia dengan Lakukan 4 Cara Ini, Salah Satunya Minum Jus Kersen

Atasi Insomnia dengan Lakukan 4 Cara Ini, Salah Satunya Minum Jus Kersen

Health | Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:05 WIB

Gegara Sandwich yang Dimakan 5 Tahun Lalu, Pria Ini Alami Kembung Tak Berkesudahan

Gegara Sandwich yang Dimakan 5 Tahun Lalu, Pria Ini Alami Kembung Tak Berkesudahan

Health | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB