Jangan Dianggap Remeh! Dokter Sebut Rokok Masih Jadi Penyebab Utama Kanker Paru-Paru Pada Lelaki

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 02 Februari 2023 | 21:07 WIB
Jangan Dianggap Remeh! Dokter Sebut Rokok Masih Jadi Penyebab Utama Kanker Paru-Paru Pada Lelaki
Ilustrasi paru-paru (Elements Envato)

Suara.com - Kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi perhatian dunia kesehatan. Pasalnya, penyakit satu ini masih sering terjadi pada banyak orang, khususnya laki-laki.

Sekjen Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI), dr. M. Yadi Permana, SpB(K)Onk mengatakan, kanker paru-paru menjadi jenis kanker nomor satu yang terjadi pada laki-laki. Bahkan, angka kanker paru-paru pada laki-laki ini mencapai 14,1 persen.

Berdasarkan keterangan dr. Yadi, pemicu utama dari kanker paru-paru ini adalah rokok. Menurutnya, rokok menjadi trigger utama penyebab banyaknya kanker paru-paru di Indonesia.

Ilustrasi merokok. (Unsplash)
Ilustrasi merokok. (Unsplash)

“Untuk kanker paru-paru, rokok tetap menjadi masalah, trigger utama kanker paru-paru itu ya rokok,” ucap dr. Yadi dalam Media Briefing bersama PB IDI, Kamis (2/2/2023).

Tidak hanya itu, dengan banyaknya generasi muda yang merokok di usia dini, ini juga meningkatkan risiko kanker paru-paru. Hal tersebut karena paparan zat karsinogen di dalam tubuhnya juga banyak.

“Usia merokok anak zaman now mudah terpapar dari karsinogen, jadi lama gitu paparannya dan itu bisa sebabkan kanker. Meski ada yang bilang udah merokok tapi enggak kena kanker, tapi tidak bisa dipungkiri mereka yang terkena kanker, faktornya karena rokok,” sambungnya.

Terkait rokok yang sebabkan kanker paru-paru ini juga tidak hanya terjadi para perokok aktif. Nyatanya, mereka yang perokok pasif juga berisiko alami kanker paru-paru, bahkan lebih tinggi.

Oleh sebab itu, menurut dr. Yadi, sangat penting bagi para orang tua khususnya, bapak-bapak agar tidak merokok di depan istri atau anak. Hal ini karena zat karsinogen itu bisa saja terpapar pada anak. Sementara, ada kemungkinan anak menjadi perokok di kemudian hari, maka paparannya semakin banyak.

“Bicara rokok yang sebabkan kanker ini bisa pasif atau aktif. Yang pasif juga iya, penelitian menyebutkan perokok pasif lebih tinggi. Tapi sama-sama jadi risiko. Ini perhatian jadi bapak-bapak, jangan merokok di istri atau anak. Apalagi, paparan anak kan lebih muda ya, terus ketika beranjak dewasa melanjutkan merokok, paparan zat karsinogennya lebih lama,” jelas dr. Yadi.

baca juga

Sebab paparan yang diterima sejak kecil, lalu ditambah saat ia beranjak dewasa dan menjadi perokok aktif, risiko kanker paru-paru akan semakin besar. Oleh karena itu, dr. Yadi menuturkan, saat ini banyak pasien kanker paru-paru meskipun usianya di bawah 40 tahun.

“Ini karena sejak kecil terpapar zat karsinogen, lalu ketika dewasa mengikuti bapaknya dia jadi perokok aktif, itu akan semakin tinggi paparan zat karsinogen. Makannya banyak penderita kanker paru-paru meski usianya di bawah 40 tahun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Pedagang Pinggir Jalan, Pengamat Pertanyakan Pengawasan Kebijakan Larangan Jual Rokok Batangan

Banyak Pedagang Pinggir Jalan, Pengamat Pertanyakan Pengawasan Kebijakan Larangan Jual Rokok Batangan

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB

3 Jurus Jitu Bikin Wanita Puas Saat Hubungan Intim Kata Dokter Boyke: Para Suami Udah Tahu Belum?

3 Jurus Jitu Bikin Wanita Puas Saat Hubungan Intim Kata Dokter Boyke: Para Suami Udah Tahu Belum?

Bandungbarat | Kamis, 02 Februari 2023 | 13:20 WIB

Sampai di Jerman Bunda Corla Langsung Diperiksa Petugas Bandara

Sampai di Jerman Bunda Corla Langsung Diperiksa Petugas Bandara

Selebtek | Kamis, 02 Februari 2023 | 12:14 WIB

Terkini

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

×