Praxion Obat Apa? Peredarannya Dihentikan BPOM

Rifan Aditya

Selasa, 07 Februari 2023 | 15:21 WIB
Praxion Obat Apa? Peredarannya Dihentikan BPOM
Praxion Obat Apa? Peredarannya Dihentikan BPOM - Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghentikan peredaran obat sirup merek Praxion. Hal itu dilakukan karena diduga obat merek tersebut berhubungan dengan dua kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang tengah terjadi di Jakarta. Lantas praxion obat apa? Kita harus tahu supaya bisa menghindarinya. 

Obat ini sempat masuk dalam daftar aman obat untuk dikonsumsi oleh BPOM. Akan tetapi, informasi tersebut segera diralat ketika BPOM mendapatkan laporan kasus gagal ginjal akut pada anak setelah minum obat ini. Anak tersebut sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta sebelum akhirnya meninggal. 

Obat yang dinyatakan aman pada 30 Desember 2022 ini pun segera ditarik dari peredaran. Diduga penderitaan yang dialami pasien berkaitan dengan bahan baku obat yang mengandung Etilen Glikol/Dietilen Glikol (EG/DEG) yang melampaui ambang batas yang diperbolehkan.

Kandungan obat Praxion

Secara khusus, mari kita telusuri bahan-bahan obat Praxion. Berdasarkan keterangan dari honestdocs.id, Setiap kemasan Praxion mengandung zat aktif Paracetamol. Praxion merupakan obat sirup yang dapat menurunkan demam pada anak.

Praxion beredar dengan cita rasa jeruk yang disukai anak-anak. Setiap 5 mililiter obat Praxion mengandung Paracetamol sebesar 120 miligram. Paracetamol berfungsi sebagai analgesik dan antipiretik. Paracetamol sendiri merupakan zat bersifat antiseptik untuk menurunkan panas. 

Sementara itu, disebutkan juga bahwa Paracetamol bisa dikonsumsi dengan takaran yang ditoleransi atau dosis yang dianjurkan saja. Paracetamol juga tidak boleh diberikan kepada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap obat ini. Lebih daripada itu, paracetamol juga memiliki efek samping yang harus diwaspadai, antara lain:

1. Bisa menyebabkan kerusakan hati 

2. Menyebabkan masalah pada saluran pencernaan

baca juga

3. Meningkatkan resiko pendarahan di dinding lambung.

4. Gagal ginjal dan termasuk gagal ginjal akut 

5. Sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik

Dikutip dari honestdocs.id, beberapa ahli bahkan sudah menyarankan untuk menghindari pemakaian obat ini. Obat ini harus dikonsumsi secara hati-hati pada pasien.

Konsumsi Praxion harus dihentikan apabila terlihat tubuh anak menunjukkan tanda-tanda reaksi alergi, misalnya ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, sampai pucat. 

Dosis yang disarankan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Lagi Kasus Gagal Ginjal Akut, Obat Sirup Praxion Paracetamol Apakah Aman?

Muncul Lagi Kasus Gagal Ginjal Akut, Obat Sirup Praxion Paracetamol Apakah Aman?

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 06:45 WIB

Muncul Kasus Ginjal Akut Baru, Bareskrim Telusuri Obat yang Dikonsumsi Pasien

Muncul Kasus Ginjal Akut Baru, Bareskrim Telusuri Obat yang Dikonsumsi Pasien

News | Senin, 06 Februari 2023 | 15:16 WIB

Alert! Kemenkes Umumkan 2 Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut, Salah Satu Pasien Meninggal Dunia

Alert! Kemenkes Umumkan 2 Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut, Salah Satu Pasien Meninggal Dunia

Health | Senin, 06 Februari 2023 | 11:15 WIB

Hati-hati, Dokter Imbau Masyarakat Waspada Beli Skin Care Beretiket Biru Sembarangan

Hati-hati, Dokter Imbau Masyarakat Waspada Beli Skin Care Beretiket Biru Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 19 Januari 2023 | 17:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB