Mama Amy Habis Operasi Besar, Kenapa SIh Baru Boleh Pulang Kalau Sudah Kentut?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 18 Februari 2023 | 07:05 WIB
Mama Amy Habis Operasi Besar, Kenapa SIh Baru Boleh Pulang Kalau Sudah Kentut?
Momen Mama Amy Jalani Operasi (Instagram/@raffinagita1717)

Suara.com - Setelah menjalani operasi besar karena kondisi penyakit yang sudah parah, Ibu Raffi Ahmad, Amy Qanita atau Mama Amy harus buang angin atau kentut sebagai tanda kondisinya membaik atau pulih, kenapa ya begitu?

Kenyataan ini diungkap langsung suami Nagita Slavina itu, yang meminta doa agar sang ibunda cepat pulih, bisa pulang dari rumah sakit dan beraktivitas seperti sedia kala.

"Tinggal tunggu buang angin. Kalau sudah, dicopot alat-alatnya. Namanya kehidupan. Terpenting mama Amy didoakan cepat sehat," ungkap Raffi seperti mengutip kanal YouTube WasWas, Jumat (17/2/2023).

Sayangnya, bapak dua anak itu enggan mengungkap lebih lanjut apa penyakit yang diidap perempuan berusia 58 tahun itu. Raffi membantah jika ibunya sakit usus buntu, tapi membenarkan jika kondisinya sudah parah.

Momen Mama Amy Jalani Operasi (Instagram/@raffinagita1717)
Momen Mama Amy Jalani Operasi (Instagram/@raffinagita1717)

"Bukan usus buntu. Tapi kelilit lemak atau apa kurang tahu, jadi bengkak. Sudah parah, jadi operasi besar, dari jam, 7 sampai jam 1 malam," papar Raffi.

Di sisi lain mengutip Verywell Health, hampir semua dokter bedah dan perawat yang menanyakan apakah pasien sudah buang angin atau kentut setelah menjalani operasi dengan obat bius, terlebih operasi yang dilakukan dengan bius total.

Meskipun kentut jadi kondisi pribadi dalam kondisi normal, ternyata kentut setelah operasi sangat penting untuk menilai kondisi pasien, karena ini jadi tanda pasien tidak mengalami ileus pasca operasi atau POI.

POI adalah kondisi saat usus tidak mengalirkan makanan ke lokasi yang seharusnya, dan jika ini terjadi akan dianggap sebagai kondisi yang serius dan berbahaya.

Mengapa kentut penting setelah operasi, ini karena saat pasien dioperasi, obat bius akan menghentikan kinerja usus sehingga makanan tidak akan berpindah dari tempat asal. Pada tahap ini lambung mengalami POI atau lambatnya kinerja usus.

baca juga

Saat seseorang mengalami POI, ini jadi tanda ia belum pulih dari obat bius, dan ini harus mendapatkan penanganan serius.

Sedangkan kentut setelah operasi jadi tanda bahwa sistem pencernaan sudah bekerja kembali, setelah sebelumnya tidak bisa bergerak dan ini tanda yang baik.

Lantas kenapa harus kentut, kenapa tidak tinja atau kotoran BAB untuk menilai usus bekerja dengan baik? Ini karena gas atau kentut bisa keluar jauh sebelum keluarnya tinja. Sehingga biasanya jika belum kentut, petugas medis atau dokter melarang pasien pulang sebelum mengeluarkan kentut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mama Amy Habis Operasi Besar, Apa Saja Sih Tahap Pemulihan yang Harus Dijalani?

Mama Amy Habis Operasi Besar, Apa Saja Sih Tahap Pemulihan yang Harus Dijalani?

Health | Jum'at, 17 Februari 2023 | 20:44 WIB

Beberkan Kondisi Mama Amy Qanita Pasca Operasi, IniPenjelasan Nisya Ahmad

Beberkan Kondisi Mama Amy Qanita Pasca Operasi, IniPenjelasan Nisya Ahmad

Bandung | Jum'at, 17 Februari 2023 | 18:47 WIB

Pemberian Tuhan Lebih Mempesona, Luna Maya Gak Perlu Oprasi Ini Itu Udah Cantik

Pemberian Tuhan Lebih Mempesona, Luna Maya Gak Perlu Oprasi Ini Itu Udah Cantik

Moots | Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:56 WIB

Terkini

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×