Apa Itu Diffuse Axonal Injury? Penyebab David Koma, Otak Bergeser, Masa Depannya Terancam

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 25 Februari 2023 | 16:02 WIB
Apa Itu Diffuse Axonal Injury? Penyebab David Koma, Otak Bergeser, Masa Depannya Terancam
apa itu diffuse axonal injury - Ilustrasi diffuse axonal injury (Pete Linforth/Pixabay)

Suara.com - David, korban kasus penganiayaan yang pelakunya adalah anak pejabat pajak, disebutkan mengalami diffuse axonal injury sehingga menyebabkan koma. Apa itu diffuse axonal injury?

Berdasarkan penjelasan dari healtline, penjelasan tentang apa itu diffuse axonal injury secara lebih mendalam dapat disimak sebagai berikut. 

Secara umum, pengertian Diffuse axonal injury (DAI) adalah bentuk cedera otak traumatis. Itu terjadi ketika otak dengan cepat bergeser di dalam tengkorak saat cedera sedang terjadi.

Serat penghubung panjang di otak yang disebut akson pecah dalam otak dengan cepat berakselerasi dan melambat di dalam tulang keras tengkorak. DAI biasanya menyebabkan cedera pada banyak bagian otak, dan orang yang menderita DAI biasanya akan mengalami koma. 

Diffuse axonal injuri adalah salah satu jenis cedera otak traumatis yang paling umum dan juga salah satu yang berbahaya untuk masa depan penderitanya.

Apa saja gejalanya?

Gejala diffuse axonal injury yang mudah terlihat adalah penderitanya akan kehilangan kesadaran. Kondisi ini biasanya berlangsung dalam enam jam atau lebih. Jika DAI ringan, maka orang mungkin tetap sadar tetapi menunjukkan tanda-tanda kerusakan otak lainnya.

Gejala-gejala ini bisa sangat bervariasi, karena tergantung pada area otak mana yang telah rusak, antara lain mencakup: 

  1. Disorientasi atau kebingungan
  2. Sakit kepala
  3. Mual atau muntah
  4. Kantuk atau kelelahan
  5. Kesulitan tidur
  6. Tidur lebih lama dari biasanya
  7. Kehilangan keseimbangan atau pusing

Penyebab dan faktor risiko

DAI terjadi ketika otak bergerak mundur dan maju dengan cepat di dalam tengkorak sebagai akibat dari akselerasi dan perlambatan. Beberapa kejadian yang bisa jadi penyebab DAI antara lain adalah:

  1. Mengalami kecelakaan mobil.
  2. Mengalami serangan kekerasan.
  3. Jatuh dan kepala terbentur.
  4. Mengalami kecelakaan saat berolahraga. 
  5. Saat masih anak-anak mengalami kekerasan, hingga mengalami shaken baby syndrom.

Pilihan pengobatan

Tindakan segera yang diperlukan dalam kasus DAI adalah mengurangi pembengkakan di dalam otak, karena ini dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Belum ada teknik operasi yang bisa diandalkan untuk mengatasi DAI. Jika cederanya parah, ada kemungkinan keadaan vegetatif atau bahkan kematian.

Akan tetapi, jika kondisi DAI yang diderita ringan sampai sedang, proses rehabilitasi masih memungkinkan sebagai langkah penyembuhan. Oleh karenanya, jika seseorang mengalami DAI tingkat ringan dan sedang, umumnya akan mendapatkan pilihan pengobatan dan pemulihan berupa: 

  1. Terapi wicara.
  2. Terapi fisik.
  3. Terapi rekreasi.
  4. Terapi okupasi.
  5. Pelatihan Peralatan Adaptif
  6. Konseling

Demikian itu informasi yang dapat dibagikan berkaitan dengan apa itu diffuse axonal injury, cedera otak yang dialami David.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Dianiaya Mario Dandy, David Menderita Diffuse Axonal Injury, Apa Itu?

Setelah Dianiaya Mario Dandy, David Menderita Diffuse Axonal Injury, Apa Itu?

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 12:26 WIB

Mengenal Diffuse Axonal Injury, Kondisi yang Dialami David Usai Penganiayaan

Mengenal Diffuse Axonal Injury, Kondisi yang Dialami David Usai Penganiayaan

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:38 WIB

Apa Itu Diffuse Axonal Injury? Penyakit yang Dialami David Usai Dianiaya oleh Mario Dandy

Apa Itu Diffuse Axonal Injury? Penyakit yang Dialami David Usai Dianiaya oleh Mario Dandy

| Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:14 WIB

Mengenal Diffuse Axonal Injury yang Diderita David Usai Dianiaya Mario Dandy

Mengenal Diffuse Axonal Injury yang Diderita David Usai Dianiaya Mario Dandy

News | Sabtu, 25 Februari 2023 | 10:10 WIB

Masih Ada Peluang untuk Sadar? Ditendang Bagian Kepala oleh Mario Dandy, David Alami Cedera Parah di Bagian Otak Hingga Koma di ICU

Masih Ada Peluang untuk Sadar? Ditendang Bagian Kepala oleh Mario Dandy, David Alami Cedera Parah di Bagian Otak Hingga Koma di ICU

| Jum'at, 24 Februari 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB