Jadi Tempat Berisiko Tinggi Penularan, Ini Pentingnya Pencegahan TBC di Tempat Kerja

Iman Firmansyah | Suara.com

Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:30 WIB
Jadi Tempat Berisiko Tinggi Penularan, Ini Pentingnya Pencegahan TBC di Tempat Kerja
Konferensi Pers Upaya Pemerintah dalam pengendalian TBC di tempat kerja, Jumat (17/3/2023). (Dok: Otsuka)

Suara.com - Berdasarkan Global TB Report Tahun 2022, Indonesia saat ini berada pada peringkat kedua negara dengan beban TBC terbanyak di dunia setelah India, dengan perkiraan kasus baru sebanyak 969.000 kasus dan kematian mencapai 144.000.

Dari jumlah kasus tersebut, baru 74% atau sebesar 717,941 yang ditemukan dan diobati, sehingga terdapat sebanyak 251,059 orang dengan TBC yang belum diobati dan berisiko menjadi sumber penularan bagi orang disekitarnya.

Indonesia telah menandatangani kesepakatan bersama dengan para pemimpin dunia untuk berusaha mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030, yang juga termasuk dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) terkait kesehatan.

Untuk mendukung pencapaian eliminasi TBC 2030 sesuai dengan amanat Perpres 67/2021, peringatan Hari TBC Sedunia (HTBS) setiap tanggal 24 Maret menjadi sarana bagi lintas sektor dan masyarakat untuk mendukung upaya penanggulangan TBC.

Tema Global dalam memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia pada tahun 2023 adalah “Yes! We can End TB“. Tema “Ayo Bersama Akhiri TBC, Indonesia Bisa!” dipilih untuk membawa harapan bahwa kita memiliki kekuatan bersama untuk mengakhiri TBC pada tahun 2030 dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

Sub-Tema HTBS yang mendukung pencegahan dan pengendalian TBC di tempat kerja adalah “Wujudkan Pekerja Bebas TBC untuk Indonesia Produktif”. Sub-tema ini dipilih karena penyakit TBC memiliki dampak terhadap penurunan derajat kesehatan sehingga apabila kesehatan pekerja menurun dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pada pekerja.

Tempat kerja sebagai salah satu tempat berisiko tinggi penularan TBC, mengakibatkan pekerja berisiko terkena TBC apabila tidak dilakukan upaya pengendalian TBC di tempat kerja. Diperlukan upaya jejaring layanan TBC sebagai salah satu bentuk pengendalian TBC yaitu pemenuhan akses terhadap layanan TBC kepada pekerja.

Pada kesempatan Ini, dr. Imran Pambudi, MPHM, Direktur P2PM, menyampaikan bahwa permasalahan TBC di tempat kerja dapat dikendalikan salah satunya melalui strategi TEMPO (TEMukan pasien secepatnya, Pisahkan secara aman, Obati secara tepat).

“Melalui strategi ini dapat menurunkan potensi penularan TBC di tempat kerja, memastikan pengobatan TBC yang tepat dan sesuai standar, menurunkan risiko TBC resisten obat, serta dukungan komitmen pengendalian TBC dari pihak manajemen menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas stigma serta diskriminasi,” ucap dr Imran.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia, telah diterbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Peraturan tersebut mengatur keterlibatan lintas program dan lintas sektor dalam upaya mewujudkan eliminasi TBC tahun 2030.

Bentuk komitmen dari lintas sektor yang sudah ada saat ini salah satunya dari Kementerian Ketenagakerjaan. Pada tahun 2022, telah diterbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2022 yang berisi poin penting mengenai (1) Hak kepada pekerja untuk mendapatkan dukungan dari perusahaan atau pemberi kerja jika terkena TBC, dan (2) Perusahaan atau pemberi kerja harus memastikan pekerjanya bisa kembali bekerja setelah sembuh dari TBC. Dengan dukungan dari tempat kerja kepada pekerja yang terkena TBC, maka proses penyembuhan akan lebih cepat dan Indonesia akan lebih produktif.

“Dalam rangka upaya penemuan kasus TBC, Perusahaan harus melakukan pemeriksaan kesehatan awal dan berkala, pemeriksaan kesehatan khusus pada kelompok beresiko, investigasi dan pemeriksaan kasus kontak erat di tempat kerja. Lalu untuk penanganannya, pekerja berhak mendapatkan pengobatan dan waktu istirahat sakit paling sedikit 2 minggu, serta melakukan pemantauan kepatuhan minum obat hingga dinyatakan sembuh. Setelahnya, pekerja yang sakit TBC diupayakan kembali bekerja sesuai penilaian dokter perusahaan.” ujar dr. Maptuha, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Bidang Ergonomi dan Psikologi Kerja.

Pada tahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan sosialisasi Penanggulangan TBC di tempat kerja sebanyak 500 orang pada 3 Wilayah serta melakukan skrining Tuberkulosis bagi pekerja sebanyak 1800 orang pada 18 Wilayah. Hal Ini dalam rangka mendukung terlaksananya program TBC sesuai strategi nasional eliminasi TBC. Skrining pada pekerja bertujuan untuk menemukan kasus TBC secara dini dan segera mengobatinya sehingga dapat memutus potensi penularan TBC pada kontak erat di sekitarnya.

Pada acara High Level Meeting 2022, telah dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Dukungan Implementasi Permenaker No. 13 Tahun 2022 oleh 12 perwakilan perusahaan, 7 di antaranya sudah terlibat dalam program penanganan TBC secara komprehensif yang diiniasi oleh Otsuka Grup.

"Kasus TBC di Indonesia banyak ditemukan pada Kelompok Usia Produktif (Pekerja) atau rentang usia 25 - 54 Tahun. Otsuka berinisiatif menciptakan gerakan “Free TBC at Workplace" untuk mewujudkan tempat kerja bebas TBC dan menghilangkan stigma TBC. Kami gencar melakukan edukasi terkait penyakit TBC serta resikonya dan mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan hingga pengobatan bagi pasien TBC sampai tuntas,” ujar Director of HRD & Corporate Communication Otsuka, Sudarmadi Widodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:37 WIB

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:45 WIB

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

IDAI Ungkap Situasi Genting TBC Anak, Makin Banyak Jadi Korban?

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 08:43 WIB

Sedih! Geng Waseda Boys Bakal Berpisah, Begini Kata Jerome

Sedih! Geng Waseda Boys Bakal Berpisah, Begini Kata Jerome

| Minggu, 12 Maret 2023 | 11:10 WIB

Berbanding Terbalik, Indra Bekti Dulu Rawat Aldila Jelita Pas Sakit TBC

Berbanding Terbalik, Indra Bekti Dulu Rawat Aldila Jelita Pas Sakit TBC

| Kamis, 02 Maret 2023 | 21:15 WIB

Kisah Indra Bekti Merawat Sang Istri Ketika Sakit TBC

Kisah Indra Bekti Merawat Sang Istri Ketika Sakit TBC

| Kamis, 02 Maret 2023 | 07:58 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB